INFO GLOBAL INDONESIA
Redaksi : infoglobalindonesia.com
Kamis, 21/01/2026|| 20.29.00 wib
BATANG ASAM IGI Com //– Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, membuktikan keseriusannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (22/1/2026), desa ini sukses menyelenggarakan Panen Raya Jagung Pipil, sebuah program yang dinilai sebagai percontohan terbaik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini.
Mandat Bupati dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Meski sedianya dijadwalkan dipimpin langsung oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. Anwar Sadat, M.Ag, agenda kali ini dimandatkan kepada Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, H. Hasbi Assidiqi. Mengutip pepatah “Tak ada rotan, akar pun jadi”, ketidakhadiran Bupati tidak mengurangi kekhidmatan dan keberhasilan acara. Dalam pidatonya, H. Hasbi Assidiqi memberikan pujian tinggi atas sinergi yang terjalin di tingkat desa. ”Saya sangat mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Desa Rawa Medang dengan Bumdesma Astan Jaya. Ini sejalan dengan Astacita Bapak Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan melalui alokasi 20% Dana Desa. Panen hari ini saya nyatakan berhasil dan merupakan yang terbaik di Tanjab Barat saat ini,” tegas Sekdis Ketahanan Pangan tersebut.
Dukungan Sektor Keamanan dan Pemasaran
Pihak Polsek setempat yang hadir juga memberikan dukungan penuh. Perwakilan Polsek menekankan pentingnya keberlanjutan program ini dan memberikan arahan strategis terkait penjualan hasil panen.
Akses Pasar: Petani disarankan langsung menyalurkan hasil panen ke Bulog Tanjab Barat.
Ekspansi: Polsek meminta Camat Batang Asam untuk mendorong Kepala Desa lainnya agar segera memulai penanaman jagung di kuartal pertama Januari 2026 ini. Peran Strategis Bumdesma Astan Jaya. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Bumdesma Astan Jaya sebagai pengelola. Kepala Desa Rawa Medang menjelaskan bahwa kerja sama dengan Bumdesma telah lama terjalin dan terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD).
Direktur Bumdesma Astan Jaya memaparkan bahwa langkah ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Permendesa No. 2 Tahun 2024 dan Permendesa No. 3 Tahun 2025, yang mengamanatkan pelaksanaan 20% program ketahanan pangan melalui BUMDes/Bumdesma.
”Kami menerima penyertaan modal dari Desa Rawa Medang yang kami kelola untuk usaha ternak kambing dan kebun jagung pipil ini. Kami siap jika ada desa lain yang ingin memberikan penyertaan modal untuk membuka lahan jagung yang lebih besar lagi,” ujar Direktur Bumdesma dengan optimis. (Red)
Reporter: Ahmad JJrsani SAg.
Reduktur; IFI Com








