INFO GLOBAL INDONESIA

Singaraja, infoglobalindonesia.com //– Universitas Panji Sakti (UNIPAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar Workshop Review Kurikulum bertema “Kampus Berdampak”. Sabtu, 11 April 2026 di Kampus setempat .

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Fakultas Hukum UNIPAS dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Workshop dibuka secara resmi oleh Rektor UNIPAS, Nyoman Gede Remaja, yang menegaskan pentingnya pembaruan kurikulum agar selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

“Perguruan tinggi harus mampu menghadirkan kurikulum yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Konsep kampus berdampak harus dimulai dari perencanaan pembelajaran yang matang,” tegasnya.

Hadir sebagai narasumber utama, I Ketut Sukewati Lanang Putra Perbawa, yang memberikan pemaparan mendalam terkait strategi pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan stakeholder dan dinamika hukum di masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Hukum UNIPAS, serta perwakilan dari berbagai instansi seperti pemerintah daerah, kejaksaan, kepolisian, notaris, advokat, dan juga mahasiswa.

Kehadiran para stakeholder ini bertujuan untuk memberikan masukan langsung sebagai pengguna lulusan.

Workshop Review Kurikulum ini dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi periodik terhadap kurikulum perguruan tinggi. Hal ini penting guna menyelaraskan sistem pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan masyarakat, serta kebijakan dari Kementerian Pendidikan, khususnya dalam mendorong implementasi program “Kampus Berdampak”.

Konsep “Kampus Berdampak” sendiri menekankan agar pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia kerja.

Oleh karena itu, kurikulum menjadi fondasi utama dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap terjun ke lapangan.

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Singaraja, UNIPAS diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam mewujudkan konsep tersebut.

Melalui pembaruan kurikulum yang adaptif, lulusan UNIPAS diharapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan civitas akademika UNIPAS juga diharapkan lebih aplikatif dan berdampak langsung.

Dalam workshop ini, berbagai masukan dari narasumber maupun peserta, khususnya dari stakeholder, dihimpun untuk menjadi bahan penyusunan kurikulum yang lebih relevan.

Dengan demikian, mata kuliah yang diajarkan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan masyarakat.

Melalui langkah ini, UNIPAS menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan, dan berdampak luas.(Roy)

Reduktur: IGI COM