INFO GLOBAL INDOBESIA

TEBO, infoglobalindonesia.com, //– Menyusul momentum launching Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara tingkat pusat, kepengurusan daerah mulai bergerak aktif di wilayah. APWNU DPC Kabupaten Tebo secara resmi mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku pertambangan tanpa izin (PETI), untuk beralih menuju kegiatan pertambangan yang legal dan terstruktur.

Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen APWNU dalam mendukung penataan sektor pertambangan rakyat agar lebih tertib, aman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.
Pihak APWNU Tebo menegaskan bahwa mereka siap bermitra dan mendampingi para pelaku PETI yang belum memiliki izin, baik di sektor:
– Batu bara
– Galian C
– Perminyakan
– Dompeng ilegal

Pendampingan tersebut mencakup upaya edukasi, pembinaan, hingga fasilitasi proses perizinan agar aktivitas pertambangan dapat berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Dengan adanya APWNU, kami ingin menjadi jembatan bagi masyarakat agar aktivitas tambang yang sebelumnya ilegal bisa menjadi legal dan memberikan manfaat yang lebih besar serta berkelanjutan,” ujar perwakilan APWNU Tebo.

Selain itu, APWNU juga berkomitmen untuk mendorong praktik pertambangan yang memperhatikan aspek lingkungan serta menghindari konflik sosial di tengah masyarakat.

Bagi masyarakat atau pelaku usaha pertambangan yang ingin bergabung atau mendapatkan pendampingan, dapat langsung menghubungi:

Sekretariat:
Jalan Dewi Sartika, Komplek Pesantren Bina Bangsa, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo📞 Kontak WhatsApp: 0852-6694-3260.

Melalui langkah ini, APWNU Kabupaten Tebo berharap dapat menjadi solusi nyata dalam penataan pertambangan rakyat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(TIM)

REDUKTUR: HAFIT, SPd.