INFO GLOBAL INDONESIA
Redaksi InfoglobalIndonesia.com

IGI Com TEBO //– Sinergitas antara aparat penegak hukum dan insan pers di Kabupaten Tebo terus menguat. Komunitas Wartawan Tebo (KAWAT) menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Kapolsek Tebo Ulu yang menggagas program penyuluhan hukum bagi pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kecamatan Tebo Ulu. (07/02/2026)

Program tersebut dinilai sebagai langkah preventif yang strategis dalam menekan angka kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di kalangan pelajar.

Ketua KAWAT, M. Husni, menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah bukan untuk menakut-nakuti siswa, melainkan sebagai upaya edukatif guna membekali generasi muda dengan pemahaman hukum sejak dini.

“Langkah jemput bola yang dilakukan Kapolsek Tebo Ulu patut diapresiasi. Pelajar adalah aset daerah, dan membangun kesadaran hukum sejak dini merupakan investasi jangka panjang demi terciptanya kondusifitas wilayah,” ujar perwakilan KAWAT.

Sebagai bentuk dukungan konkret, KAWAT siap berkolaborasi melalui sejumlah langkah strategis, di antaranya publikasi edukatif untuk menyebarluaskan materi penyuluhan kepada masyarakat luas, khususnya orang tua siswa. Selain itu, KAWAT juga akan menjalankan fungsi kontrol sosial guna memastikan program tersebut berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau sekolah-sekolah hingga ke pelosok kecamatan.

Tak hanya itu, KAWAT juga mendorong penguatan literasi digital bagi pelajar melalui edukasi etika bermedia sosial agar siswa terhindar dari jeratan hukum akibat penyalahgunaan platform digital.
Kapolsek Tebo Ulu menyambut baik dukungan yang diberikan komunitas wartawan. Menurutnya, peran media sangat vital sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat.

Dengan adanya sinergi bersama KAWAT, diharapkan program penyuluhan hukum ini dapat memberikan dampak yang lebih luas, berkesinambungan, serta efektif dalam membentuk karakter pelajar yang sadar hukum.
Ke depan, program penyuluhan tersebut akan dilaksanakan secara bergilir di sekolah-sekolah, dengan fokus materi meliputi pencegahan perundungan (bullying), bahaya narkotika, tertib berlalu lintas, serta pemanfaatan media digital secara bijak. (Red)

Reduktur: HAFIT, SPd.