TEBO, — Masyarakat Kabupaten Tebo kini memiliki harapan baru dalam pengelolaan pertambangan rakyat. Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara (APWNU) resmi dibentuk dan akan dikukuhkan setelah penerbitan SK dari pusat dalam waktu dekat ini, sebuah acara yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Bina Bangsa. Rabu, 28 Mei 2025
Asosiasi ini hadir sebagai jawaban atas keresahan masyarakat terhadap pengelolaan tambang yang selama ini kurang berpihak pada rakyat kecil. APWNU hadir dengan visi: Mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pengelolaan sumber daya alam secara adil, legal, dan berkelanjutan.
Misi DPC APWNU Kabupaten Tebo meliputi:
1. Mendorong legalisasi dan perizinan pertambangan rakyat.
2. Memberdayakan masyarakat lokal agar mandiri dan sejahtera melalui sektor pertambangan.
3. Menjadi jembatan komunikasi antara rakyat dan pemerintah khususnya Kementerian ESDM.
4. Menegakkan prinsip keberlanjutan dan kelestarian lingkungan dalam setiap aktivitas pertambangan.
DPC APWNU Tebo nantinya akan bergerak di bidang pertambangan rakyat, khususnya dalam pengelolaan dan pengawasan tambang rakyat yang legal dan berizin. Organisasi ini juga aktif bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mendukung program legalisasi dan tata kelola pertambangan yang berpihak pada rakyat.
Dalam acara tersebut, juga telah terbentuk struktur kepengurusan DPC APWNU Kabupaten Tebo. Formatur yang diketuai oleh Randi Agung Pranata, S.Psi, bersama anggota formatur Hafit, AMa. SPd. dan Kyai Abdul Karim, S.Hi., menyepakati susunan pengurus sebagai berikut:
-Penasehat: Dr. Muhammad Zaki Ismail, M.Pir
-Dewan Pembina: Kyai Abdul Karim, S.Hi
-Dewan Pengawas: Ritaudin, S.Pd
-Dewan Pakar: Dr. Ir. Supriono, M.Pd.I pengurus
-Ketua: Randi Agung Pranata, S.Psi
-Sekretaris: Hafit, SPd
-Bendahara: Muhammad Nasir dan Rigen Rano
Bidang-bidang lainnya: Telah diisi oleh tokoh-tokoh potensial daerah sesuai kebutuhan organisasi.
Kepengurusan ini telah diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ketua APWNU Regional II Dalam sambutannya, Ngadiono, perwakilan Regional Sumatera menyampaikan bahwa organisasi ini merupakan satu-satunya asosiasi pertambangan rakyat yang memiliki program kerja sama langsung dengan Kementerian ESDM. Ujarnya.
Selanjutnya Ketua terpilih menjelaskan bahwa “Kami berharap kehadiran DPC APWNU Kab. Tebo ini, dapat membantu masyarakat Kabupaten Tebo, khususnya dalam hal perizinan pertambangan rakyat yang selama ini sulit diakses. Kami ingin tambang rakyat menjadi berkah, bukan masalah,” ujar Ketua DPC APWNU Tebo, Randi Agung Pranata, S.Psi.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai wujud syukur dan harapan agar DPC- APWNU Tebo dapat benar-benar menjadi wadah yang memperjuangkan hak-hak masyarakat dalam sektor pertambangan di Kabupaten Tebo Khususnya Provinsi Jambi Umumnya. (red)
Penulis :
Redaksi Infoglobalindonesia.com
(Hafit)






