IGI COM, BALI, //– Pagelaran Çaka Fest 2026 yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung (Puspem Badung) berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Festival budaya ini diikuti oleh perwakilan banjar dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung yang menampilkan beragam kreativitas seni dan budaya khas Bali.(7/3/67).
Selama tiga hari pelaksanaan, masing-masing banjar menampilkan berbagai pertunjukan seni yang mencerminkan kekayaan budaya Bali. Mulai dari atraksi seni tradisional, kreasi ogoh-ogoh, hingga berbagai penampilan seni modern bernuansa tradisi, semuanya mendapat perhatian dan apresiasi tinggi dari masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya festival.
Area Puspem Badung tampak dipadati oleh warga yang datang untuk menikmati kemeriahan festival. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hingga malam hari, di mana ribuan penonton memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan berbagai penampilan kreatif dari para peserta.
Panitia kegiatan menyampaikan bahwa Çaka Fest merupakan wadah bagi generasi muda banjar untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antar masyarakat di Kabupaten Badung.
“Melalui kegiatan ini kami berharap generasi muda dapat terus menjaga dan melestarikan seni serta budaya Bali agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Selain menjadi ajang kreativitas, festival ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antar banjar di Kabupaten Badung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar berkat dukungan masyarakat serta berbagai pihak yang turut berperan dalam penyelenggaraan acara.
Pagelaran Çaka Fest 2026 diharapkan dapat terus menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas dan semangat pelestarian budaya Bali di tengah arus modernisasi. ( red).
Reporter: Dewa joe Badung.







