INFO GLOBAL INDONESIA

BULELENG, Bali, infoglobalindonesia.com, //– Rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Gerokgak dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk mengatasi ketimpangan pembangunan antara Bali Selatan dan Bali Utara.

Setelah melaksanakan penelitian dan kajian selama tiga hari di wilayah Kecamatan Gerokgak, Tim Penelitian dari Universitas Pertahanan RI (Unhan RI) hari ini diterima oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Pertemuan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, di kantor setempat, Kamis 9 April.

Ketua Tim Penelitian Unhan RI, Yanda Dwari Firman, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melengkapi data secara komprehensif terkait potensi daerah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan sebagai bagian penting dari pengembangan KEK di wilayah Gerokgak.

“Dari hasil kunjungan lapangan, kami melihat potensi wilayah Gerokgak sangat cocok untuk pembangunan KEK. Kami optimistis proyek nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai sektor pendukung seperti kelautan, pertanian, hingga ketersediaan lahan menjadikan kawasan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi baru di Bali Utara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menyampaikan bahwa wilayah Gerokgak memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan, baik dari sektor kelautan, pertanian hortikultura, maupun peternakan.

“Secara prinsip kami sangat mendukung pembangunan KEK di Gerokgak. Pemerintah daerah Buleleng tentu akan merekomendasikan kawasan ini untuk dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran KEK diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Yayasan Keris Bali Ketut Putra Ismaya Jaya , tokoh masyarakat Kecamatan Gerokgak, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

Dengan adanya rencana pembangunan KEK ini, diharapkan terjadi pemerataan pembangunan yang selama ini lebih terpusat di wilayah Bali Selatan, sehingga Bali Utara dapat berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.(Roy)

Reduktur : IGI COM