INFO GLOBAL INDONESIA
JAMBI, infoglobalindonesia.com //– Suasana penuh kebahagiaan dan kekeluargaan mewarnai acara resepsi pernikahan Brigpol Mardi dengan Shalsa binti Armansyah yang digelar pada Minggu, 5 April 2026, di RT 19 Perumahan Villa Ratu Mas, Kota Jambi.
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai ini dihadiri sejumlah tokoh penting dan masyarakat setempat. Di antaranya hadir Wali Kota Sungai Penuh Kerinci, Alvin, kemudian Abdul Salim, serta Mappangara HK yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Rumah Hukum Indonesia.
Turut hadir pula Drs. Iskandar, Zulpahmi selaku ketua panitia pelaksana, Zarman Kurniawan, serta tokoh masyarakat seperti M. Nasir, Abdullah, dan H. Abd. Ape. Rangkaian acara dimulai dengan prosesi penjemputan mempelai laki-laki oleh keluarga mempelai perempuan, Armansyah beserta istri, yang kemudian diiringi menuju pelaminan. Suasana berlangsung khidmat saat sambutan perwakilan keluarga mempelai laki-laki disampaikan, dilanjutkan dengan nasihat perkawinan oleh Abdul Salim, serta doa yang dipimpin oleh Drs. Iskandar.
Dalam pelaksanaan acara, Mappangara HK juga turut berperan aktif sebagai panitia penjemput tamu bersama para ketua RT se-Villa Ratu Mas. Sementara itu, koordinasi kepanitiaan turut dibantu oleh Taden Taufik Dt Uban sebagai koordinator lapangan.
Setelah rangkaian prosesi resmi, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan sesi foto bersama, yang dimeriahkan hiburan organ tunggal. Kehadiran warga, tokoh pemuda, serta ibu-ibu kelompok yasinan dari RT 18 dan RT 19 menambah semarak suasana.
Beberapa tokoh lain yang turut hadir antara lain Nurhadi selaku ketua masjid, Usman Syarif mantan ketua RT, Edi Supendi, Marsono, serta Babinsa Mando Sunyoto. Hadir pula Dedi Saputra sebagai sekretaris panitia, Uda Erwin, Aminudin, S.Pd.I Ketua LAN Kecamatan Bakung Jaya, serta tokoh pemuda seperti Wak Syarif.
Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong warga Villa Ratu Mas.
Resepsi pernikahan ini tidak hanya menjadi momen sakral bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antar tokoh dan masyarakat di lingkungan setempat.(red).
Reduktur( Hafit SPd)





