DENPASAR , infoglobalindonesia.com//– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) One on One bersama DPW Perindo Bali dan seluruh DPD Kabupaten/Kota se-Bali melalui Zoom Meeting, Senin (15/6/2026). Rakor dipimpin langsung Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Dr. H. Ferry Kurnia Rizkiyansyah, M.Si.  didampingi sejumlah pengurus DPP.

Dalam arahannya, Sekjen DPP Perindo menyampaikan apresiasi atas perkembangan signifikan yang ditunjukkan DPW Perindo Bali di bawah kepemimpinan Ketua DPW Bali, Jro Bima. Menurutnya, Bali dahulu merupakan salah satu wilayah yang cukup sulit dalam pembentukan dan penguatan struktur kepengurusan partai. Namun kini, perkembangan organisasi Partai Perindo di Bali dinilai sangat pesat.
“Saya mengamati sendiri bagaimana sulitnya membangun kepengurusan Perindo di Bali pada masa lalu. Namun di bawah kepemimpinan Jro Bima, perkembangan partai sangat luar biasa. Kepengurusan telah terbentuk secara menyeluruh dan menunjukkan kemajuan yang sangat baik,” ujar Ferri Kurnia.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen DPP juga menekankan pentingnya percepatan pemenuhan target keanggotaan partai. Ia meminta seluruh jajaran Perindo di Bali fokus melakukan penguatan anggota dengan target minimal satu per seribu dari jumlah penduduk, bahkan diupayakan dua kali lipat agar capaian yang diraih tidak hanya memenuhi batas minimal.
Selain itu, DPP mendorong Perindo Bali untuk mulai melakukan pemetaan daerah pemilihan (dapil) secara matang serta merekrut tokoh-tokoh potensial dan figur populer yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat sebagai calon legislatif pada Pemilu mendatang.
“Generasi Alfa dan Generasi Z saat ini menjadi kelompok pemilih terbesar yang harus menjadi perhatian serius. Di samping itu, penguatan kelembagaan hingga tingkat DPRT, basis TPS, perekrutan tokoh masyarakat, optimalisasi media sosial, penguatan UMKM, serta narasi ekonomi kerakyatan harus menjadi fokus utama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Fraksi dan Kebendaharaan DPP Perindo, Gardian Muhammad, menyoroti masih adanya anggota legislatif Perindo di Bali yang belum mengisi jurnal kinerja anggota legislatif. Ia juga mengingatkan terkait kewajiban administrasi yang masih menjadi tunggakan dan perlu segera diselesaikan.

Menanggapi berbagai arahan tersebut, Ketua DPW Perindo Bali Jro Bima menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi jajaran Perindo Bali. Salah satunya adalah proses pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang sering terkendala jaringan internet di beberapa wilayah.
“Apabila sistem dan jaringan dapat berjalan lebih stabil, kami siap memenuhi target hingga 1.000 anggota dalam waktu yang relatif cepat,” ujar Jro Bima.
Jro Bima juga berharap DPP dapat menghadirkan program-program yang realistis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, keterbatasan anggaran operasional masih menjadi tantangan bagi DPW Perindo Bali dalam menjalankan berbagai program kerja di lapangan.
Selain itu, Jro Bima mengusulkan penambahan sarana pendukung kegiatan partai, termasuk kendaraan operasional berupa mobil pick up yang dapat digunakan untuk kegiatan sosial dan membantu masyarakat, khususnya dalam berbagai kegiatan adat dan keagamaan di Bali.

Mengenai target perolehan kursi DPW Perindo Bali Jro Bima memasang target 4 Kursi di DPRD Bali , tercapainya satu fraksi di 5  daerah Kabupaten dan cukup satu kursi di beberapat wilayah kabupaten.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Sekjen DPP Perindo menyatakan akan segera menyampaikan seluruh aspirasi dan kebutuhan DPW Bali kepada pimpinan DPP untuk mendapatkan perhatian dan tindak lanjut.

Di akhir rapat, Sekjen DPP juga menyampaikan bahwa DPP akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Definitif DPW Perindo Bali.

Selanjutnya, pelantikan pengurus definitif direncanakan berlangsung pada Agustus 2026 dan akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo.

Pelantikan tersebut dinilai sangat strategis sebagai bagian dari penguatan organisasi sekaligus persiapan menghadapi tahapan verifikasi partai politik oleh KPU yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 mendatang.(Roy)

Ted: IGI COM