DENPASAR, infoglobalindonesia.com //16 OKTOBER 2026 – Gubernur Bali I Wayan Koster menunjukkan komitmen dan keseriusan penuh dalam mencarikan solusi konkrit agar rakyat Bali tidak lagi mengalami kesusahan dan penderitaan akibat kelangkaan BBM yang terjadi selama hampir sepekan terakhir.

Sebagai langkah tegas menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, tepat volume, dan tepat manfaat, Gubernur menginstruksikan seluruh Bupati dan Walikota se-Bali untuk ikut turun langsung ke lapangan memantau dan mengawasi proses penyaluran BBM di wilayahnya masing-masing.

Adapun poin-poin arahan dan instruksi penting yang disampaikan meliputi:
1. Pengawasan Langsung oleh Kepala Daerah & Pembentukan Satgas:
Bupati dan Walikota diminta turun memantau wilayahnya serta segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemantauan dan Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi pada SPBU dengan melibatkan unsur gabungan TNI, POLRI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Hiswana Migas, dan PT Pertamina Patra Niaga.
2. Pemberantasan Modus Rekayasa dan Kecurangan:
Satgas ditugaskan untuk mengawasi ketat area SPBU dan menindak tegas oknum yang melakukan kecurangan, seperti modifikasi tangki kendaraan untuk menambah volume, penggunaan pelat nomor ilegal/palsu, hingga praktik spekulasi lain yang merugikan masyarakat.
3. Pengaturan Pembatasan Kuota & Otomatisasi Antrean:
Memastikan pembatasan kuota pengisian diterapkan secara disiplin saat terjadi antrean panjang. Selain itu, diterapkan mekanisme pembatasan pengisian berikutnya setelah pemakaian minimal 70% berdasarkan pencatatan odometer kendaraan, guna mencegah kendaraan melakukan antrean berulang di SPBU.
4. Sanksi Tegas Hingga Pencabutan Izin & Jalur Hukum:
Pemerintah Daerah tidak ragu untuk menjatuhkan sanksi administratif berupa teguran, surat peringatan, hingga pencabutan izin usaha, serta menyerahkan kasus kecurangan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) bagi pengelola SPBU maupun pemilik kendaraan yang terbukti melanggar aturan secara berulang.

Melalui sinergi ketat antara Pemerintah Provinsi, Bupati/Walikota, Pertamina, dan aparat keamanan, Gubernur I Wayan Koster memastikan ketersediaan BBM di Bali kembali normal, adil, dan tepat sasaran bagi seluruh lapisan masyarakat. ( Jw/Roy)

Red : IGI COM