Kapolres Pimpin Langsung Penyelidikan dan Penegakan Hukum di Sejumlah Titik
KUALA TUNGKAL, infoglobalindonesia.com //– Perang terhadap narkoba terus digencarkan jajaran Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Tak hanya melakukan penindakan, kepolisian juga menyisir sejumlah titik yang disinyalir rawan menjadi lokasi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
Langkah tegas tersebut dilakukan melalui kegiatan penyelidikan, pencegahan dan penegakan hukum yang dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., Sabtu (17/10/2026).
Kapolres didampingi Wakapolres Tanjab Barat KOMPOL Andi Musahar, S.H., M.H., bersama pejabat utama, para Kapolsek jajaran dan personel yang tergabung dalam surat perintah tugas.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran operasi, di antaranya Pelabuhan RORO Kuala Tungkal, Pelabuhan Tangga Raja Ulu, serta kawasan Kampung Nelayan Parit 4, Jalan Tawakal, RT 05, Kuala Tungkal.
Di Pelabuhan RORO Kuala Tungkal, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang, kendaraan ekspedisi hingga kendaraan pribadi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika melalui jalur transportasi.
Pengawasan juga dilakukan di Pelabuhan Tangga Raja Ulu. Personel memeriksa dokumen dan barang bawaan kapal angkutan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan penyalahgunaan jalur transportasi perairan untuk membawa maupun mengedarkan narkotika.
Tak berhenti di kawasan pelabuhan, polisi kemudian bergerak ke Kampung Nelayan Parit 4. Di kawasan Jalan Tawakal RT 05, petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tiga rumah yang disinyalir berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa pemberantasan narkotika tidak hanya dilakukan melalui penindakan setelah terjadi tindak pidana, tetapi juga dengan memutus mata rantai sejak dari lokasi yang dianggap rawan.
Kapolres Tanjab Barat AKBP Ramadhanil menegaskan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman narkotika.
Pemberantasan narkoba, menurutnya, tidak dapat dilakukan kepolisian seorang diri. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran atau penyalahgunaan narkotika.
“Polisi membutuhkan dukungan masyarakat. Jangan takut untuk memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi program prioritas Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan mengedepankan langkah pencegahan, penegakan hukum serta pendekatan yang profesional dan humanis.
Polres Tanjab Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Sebab, membiarkan narkoba tumbuh di lingkungan sendiri sama artinya dengan membiarkan generasi muda terancam.
Polisi bergerak, masyarakat bersuara. Bersama, putus mata rantai narkoba dari Tanjung Jabung Barat.(Arifin)
Red : IGI COM






