INFO GLOBAL
Redaksi: infoglobalindonesia.com
Jumat, 12/09/2025 || 12.37 WIB.
Berdasarkan hasil investigasi tim Media BNI.co.id , yang disampaikan kepada Infoglobalindonesia.com, proyek rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru (RKB) di SMA Negeri 18 Bungo telah dimulai. Namun, tim investigasi tidak menemukan adanya satuan kerja atau komite sekolah yang seharusnya bertugas melaksanakan kegiatan tersebut.
Seorang kepala tukang berinisial T mengungkapkan bahwa seluruh kebutuhan material selalu langsung berhubungan dengan kepala sekolah. Saat tim menanyakan kepada sejumlah guru mengenai keberadaan satuan kerja, mereka mengaku tidak tahu-menahu terkait hal itu.
Proyek ini tercatat mencakup empat titik pembangunan dan dikerjakan secara langsung oleh kepala sekolah dengan sistem swakelola. Nilai proyek disebut mencapai miliaran rupiah, namun pelaksanaannya tidak membentuk satuan kerja resmi sebagaimana mestinya.
Selain itu, tim investigasi juga menemukan dugaan penggunaan material berkualitas rendah. Pondasi awal terlihat menggunakan semen merek Merah Putih, bukan Semen Padang yang lebih standar, sementara dinding bangunan memakai batu bata kecil, bukan batu bata standar. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah pengerjaan sudah sesuai dengan bestek (spesifikasi teknis)?
Ironisnya, ketika tim Media BNI.co.id ,mencoba mengonfirmasi lebih lanjut, pihak sekolah tidak memberikan jawaban. Bahkan upaya untuk menghubungi kepala sekolah melalui WhatsApp juga tidak direspons.
Atas temuan ini, tim pengawas proyek dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi diminta segera turun tangan untuk memeriksa dugaan penyimpangan dalam proyek bantuan pemerintah pusat di SMA Negeri 18 Bungo. (Tim)
Penulis
Reduktur: infoglobalindonesia.com
Sumber : BNI.co.id.










