Tabanan, infoglobalindonesia.com//– Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Aula Candra Prabhawa, saat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar acara pelepasan pegawai purna bhakti dan mutasi, Selasa (21/04). Momentum ini menjadi wujud penghormatan atas dedikasi sekaligus mempererat nilai kebersamaan di lingkungan kerja.
Pegawai yang memasuki masa purna bhakti yakni I Ketut Pariana yang menjabat sebagai Komandan Jaga dan Ni Ketut Somawati sebagai Pengelola Sistem Database Pemasyarakatan. Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, I Wayan Surya Wirawan, mendapat amanah baru dengan promosi jabatan ke Lapas Kelas IIB Blitar. Dua petugas lainnya, I Kadek Candra Budi Purnawan dan Anak Agung Gede Surya Parawansa, juga dilepas untuk melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.
Mewakili jajaran petugas, Agung Satyahardika menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pegawai yang dilepas. Ia menegaskan bahwa para senior yang memasuki masa purna bhakti telah meninggalkan teladan berharga, mulai dari kedisiplinan, kerja keras hingga integritas. “Kami juga berharap rekan-rekan yang pindah tugas dapat terus menjaga nama baik Lapas Tabanan di manapun bertugas,” ujarnya.
Perwakilan pegawai purna bhakti, I Ketut Pariana, mengungkapkan rasa terima kasih atas kebersamaan selama bertugas. “Terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini. Mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak,” tuturnya dengan penuh haru.
Sementara itu, I Wayan Surya Wirawan menyampaikan kesan mendalam selama bertugas di Lapas Tabanan. “Meski kebersamaan kita terbilang singkat, banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang saya dapatkan. Semoga ini bukan akhir, melainkan awal untuk kembali dipertemukan di masa mendatang,” ungkapnya.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa purna bhakti dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara positif. “Purna bhakti adalah capaian yang membanggakan sebagai bentuk pengabdian kepada negara. Sementara mutasi menjadi peluang untuk terus berkembang. Jadikan pengalaman di Lapas Tabanan sebagai bekal untuk berprestasi dan tetap menjaga nama baik institusi,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tabanan tidak hanya melepas pegawai, tetapi juga memperkuat nilai keteladanan, loyalitas, dan integritas sebagai fondasi dalam melanjutkan pengabdian ke depan. ( Gst ).
Redaktur : Roy Astika
Editor : IGI COM






