Buleleng. Infoglobalindonesia.com // — Pemerintah Desa (Pemdes) Sidetapa, Kecamatan Banjar, terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Kegiatan ini mendapat antusiasme masyarakat. Sebanyak 263 warga mengikuti proses aktivasi dan pendataan, dengan didukung oleh tiga orang petugas operator dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Dari jajaran Pemdes Sidetapa, kegiatan dihadiri Pebekel, Sekretaris Desa, Kasi Pemerintahan, Kasi Kesejahteraan Rakyat, Kaur Perencanaan, Kaur Keuangan, Operator Desa, staf pembantu administrasi, serta Kelian Banjar Dinas Delod Pura, Kelian Banjar Dinas Lakah dan Kelian Banjar Dinas Dajan Pura.

IKD Mudahkan Masyarakat Mengakses Layanan
Aktivasi IKD menjadi langkah menuju pelayanan administrasi kependudukan yang semakin praktis dan berbasis digital. Masyarakat dapat menyimpan identitas kependudukannya secara digital melalui telepon seluler, sehingga berbagai urusan pelayanan dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa selalu bergantung pada KTP fisik.
IKD juga diharapkan meningkatkan keamanan data dan mempercepat proses verifikasi dalam berbagai pelayanan publik.

Dengan sistem digital, proses verifikasi dapat dilakukan secara lebih praktis, termasuk melalui pemindaian QR Code pada layanan yang telah mendukungnya.
Selain memberikan kemudahan, penerapan IKD juga mendukung efisiensi penggunaan dokumen fisik serta menjadi bagian dari transformasi menuju pemerintahan digital.

Perlinsos untuk Data Akurat dan Bantuan Tepat Sasaran
Di sisi lain, pendataan Perlinsos menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat tergambar secara lebih akurat.

Pemutakhiran data dilakukan agar data masyarakat miskin dan rentan selalu diperbarui, sekaligus mencegah terjadinya data ganda. Dengan demikian, berbagai program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, BLT dan PBI JKN diharapkan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.

Data yang akurat juga menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, sosial maupun ekonomi.

Melalui kegiatan ini, Pemdes Sidetapa menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, petugas Dukcapil dan masyarakat dalam membangun sistem administrasi serta perlindungan sosial yang lebih baik.

Dengan data yang akurat, pelayanan semakin cepat; dengan perlindungan sosial yang tepat, kesejahteraan masyarakat semakin kuat. (Roy)