BULELENG, infoglobalindonesia.com // — Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Buleleng, Bali, pada Minggu, 27 September 2026. Kebakaran terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, dan Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut. Namun, dua rumah warga mengalami kerusakan berat dan sebagian besar bangunan beserta isinya hangus terbakar. Total kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp90 juta.

Rumah Wayan Sedana di Padangbulia Terbakar

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 08.00 WITA di Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Rumah milik Wayan Sedana mengalami kebakaran hingga menyebabkan bangunan permanen berukuran sekitar 12 x 8 meter hangus terbakar.

Informasi kejadian diterima dari Damkar Buleleng pada pukul 08.20 WITA. Setelah menerima laporan, tim BPBD Buleleng melalui TRC Regu III bersama aparat desa melakukan penanganan dan assessment di lokasi.

Berdasarkan hasil kaji cepat, tingkat kerusakan rumah masuk kategori berat, dengan perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp60 juta.

BPBD Buleleng juga menyerahkan bantuan berupa satu paket sembako, satu buah terpal dan dua buah matras kepada keluarga terdampak. Koordinasi dengan aparat desa telah dilakukan untuk proses pengajuan bantuan sosial lebih lanjut.

Kebakaran Kedua di Galiran Baktiseraga

Kebakaran berikutnya terjadi sekitar pukul 03.00 WITA di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Rumah milik Made Sarki beserta isinya dilaporkan hangus terbakar.

Bangunan rumah yang berukuran sekitar 9 x 6 meter mengalami kerusakan berat. Hingga assessment dilakukan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima BPBD Buleleng dari aparat desa setempat sekitar pukul 09.00 WITA. TRC BPBD kemudian turun ke lokasi untuk melakukan assessment sekaligus memberikan bantuan logistik.

Keluarga terdampak menerima satu paket sembako, dua buah matras dan satu buah terpal. Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp30 juta.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam dua kejadian kebakaran tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Tim BPBD Buleleng bersama perangkat desa terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk tindak lanjut bantuan bagi warga yang terdampak.

BPBD Buleleng mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan instalasi listrik, peralatan rumah tangga, serta sumber api dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Dua peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat sangat penting untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.( Roy)

Red : IGI COM