
Dalam rapat tersebut, jajaran partai diberikan sejumlah arahan strategis, terutama terkait penguatan kelembagaan dari tingkat DPP, DPW, DPD hingga DPC.
Kang Ferry menyampaikan, sesuai arahan Ketua Umum DPP Perindo, Desember 2026 akan menjadi momentum pelantikan DPC Perindo secara serentak di seluruh Indonesia.
Karena itu, seluruh struktur DPC ditargetkan sudah rampung paling lambat November 2026. Konsekuensinya, penyelesaian kepengurusan DPD di seluruh daerah harus dipercepat.
“Desember akan dilaksanakan pelantikan DPC secara serentak seluruh Indonesia. Karena itu, November seluruh kepengurusan DPC harus sudah selesai. Untuk itu, DPD juga harus segera dituntaskan,” tegas Kang Ferry dalam arahannya.
Saat ini, masih terdapat 13 provinsi dengan 58 DPD yang belum sepenuhnya selesai. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius DPP agar segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dan konsolidasi di masing-masing wilayah.
Kelembagaan dan Verifikasi Jadi Prioritas
Selain struktur organisasi, Perindo juga mulai mempersiapkan seluruh persyaratan menghadapi proses verifikasi partai politik. Persiapan mencakup struktur kepengurusan, domisili, kantor, legalitas serta pemenuhan persyaratan keanggotaan.
Untuk mengantisipasi kebutuhan verifikasi, daerah diarahkan menyiapkan sedikitnya 1.000 anggota untuk setiap kabupaten/kota, bahkan ditargetkan dua kali lipat sebagai cadangan.
“Koordinasi DPD dan DPW harus semakin diperkuat. Jangan menunggu. Semua kebutuhan kelembagaan harus dipersiapkan sejak sekarang,” demikian penekanannya.
DPP juga mendorong jajaran daerah untuk aktif melakukan rekrutmen tokoh-tokoh potensial, baik untuk menjadi kader maupun dipersiapkan menghadapi kontestasi politik dan pencalonan kepala daerah pada masa mendatang.
Aset Partai dan Ambulans untuk Kemanusiaan
Dalam rapat tersebut juga ditekankan pentingnya pendataan dan pelaporan aset partai secara berkala. Aset yang dimiliki Perindo di daerah harus dioptimalkan untuk mendukung kegiatan kepartaian sekaligus kegiatan sosial kemanusiaan.
Salah satunya melalui optimalisasi ambulans Perindo, yang tidak hanya mendukung kegiatan kemanusiaan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kehadiran partai di tengah masyarakat.
Pesannya jelas, tidak boleh ada sekat antara kegiatan sosial-kemanusiaan dengan kegiatan kepartaian. Partai harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bedah Dapil hingga KTA Offline
Perindo juga akan menggelar workshop bedah daerah pemilihan (dapil) serta penguatan KTA offline. Tim DPP akan berkoordinasi dengan masing-masing DPW untuk pelaksanaan workshop di berbagai provinsi.
Program tersebut diharapkan mampu melahirkan strategi pemenangan yang lebih terukur berdasarkan karakteristik masing-masing dapil.
Di sektor ekonomi, DPP mendorong optimalisasi program baru Warung Kita sebagai bagian dari upaya Perindo mengusung dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Bidik Generasi Muda
Perhatian khusus juga diberikan kepada pemilih pemula dan generasi muda. Program pendidikan politik dan pendekatan kepada generasi muda akan terus diperkuat.
Pemilu 2029 diperkirakan akan semakin didominasi pemilih dari kalangan Generasi Z, Generasi Alpha, dan milenial. Karena itu, Perindo dituntut membangun pendekatan baru yang lebih relevan dengan karakter pemilih muda.
“Generasi muda harus menjadi perhatian utama. Strategi pemenangan 2029 tidak bisa menggunakan cara-cara lama,” menjadi salah satu garis besar arahan konsolidasi.
Empat Agenda Besar Menanti
Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah agenda penting partai ke depan, antara lain HUT Partai Perindo pada 8 Oktober 2026, Rapat Kerja Nasional pada Desember 2026, serta pelantikan DPC secara serentak.
Selain konsolidasi internal, Perindo juga akan mengawal sejumlah isu strategis terkait sistem kepemiluan, termasuk mekanisme verifikasi partai politik, ambang batas parlemen di daerah, sistem pemilu proporsional terbuka atau tertutup maupun kemungkinan sistem campuran dengan distrik.
Termasuk pula gagasan terkait bantuan politik (Banpol) yang diusulkan agar tidak semata-mata berbasis jumlah kursi, tetapi juga mempertimbangkan perolehan suara.
Seluruh agenda tersebut menjadi bagian dari langkah Perindo membangun fondasi organisasi sejak dini.
Pemilu 2029 masih di depan mata, tetapi Perindo memilih bergerak lebih awal: memperkuat struktur, memperbesar basis anggota, merekrut tokoh, mendekatkan diri kepada masyarakat dan menyiapkan strategi pemenangan dari sekarang.( Roy).
Red: IGI COM






