
BADUNG, infoglobalindonesia.com // — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung mendorong seluruh partai politik untuk sejak dini melakukan pemutakhiran data partai politik melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan administratif maupun prinsipil tidak muncul ketika tahapan politik dan pemilu memasuki fase yang semakin padat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Badung, I Nyoman Dwi Suarna Artha, saat melakukan audiensi dan sosialisasi dengan jajaran DPD Partai Perindo Kabupaten Badung di Sekretariat DPD Perindo Badung, Sabtu (22/8/2026).
Suarna Artha mengatakan, pemutakhiran data sebaiknya dilakukan lebih awal dan tidak menunggu hingga mendekati tahapan pemilu. Menurutnya, kesiapan sejak dini akan memberikan ruang bagi partai politik untuk melakukan pengecekan sekaligus memperbaiki apabila masih terdapat kekurangan.
“Lebih baik sejak dini dilakukan pemutakhiran data daripada nantinya tergesa-gesa sehingga menimbulkan kendala,” ungkap Suarna Artha.
Di hadapan pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Badung, ia juga menekankan sejumlah hal penting yang perlu dipersiapkan partai politik, antara lain kelengkapan struktur kepengurusan dengan mengakomodasi 30 persen keterwakilan perempuan, serta kesiapan sekretariat atau kantor partai beserta legalitasnya.
Menurutnya, berbagai kelengkapan tersebut perlu dipersiapkan lebih awal sebagai bagian dari kesiapan pengisian dan pemutakhiran data dalam Sipol.
Suarna Artha menegaskan, sosialisasi dan audiensi dengan partai politik memiliki arti penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai penyelenggaraan pemilu. Ia berharap seluruh tahapan pemilu mendatang dapat berlangsung dengan baik, transparan dan bersih.
Selain aspek administratif, Suarna Artha juga memberikan perhatian terhadap kualitas pemilih, khususnya pemilih pemula dan generasi muda. Ia mengajak masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas serta tidak mudah tergoda praktik politik uang.
“Jangan sampai pemilih terjebak praktik money politics. Jangan tergiur dengan sejumlah uang yang nilainya tidak seberapa, kemudian mengorbankan hati nurani dengan memilih calon yang tidak memiliki integritas,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda sebagai pemilih pemula, untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi dengan menolak segala bentuk praktik politik yang tidak sehat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Badung Yusak Wibowo menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan KPU dalam melaksanakan berbagai ketentuan yang harus dipenuhi partai politik.
“Kami siap berkolaborasi dengan KPU untuk melaksanakan berbagai ketentuan sesuai dengan aturan yang ada. Kami juga siap turut menyosialisasikan penyelenggaraan pemilu kepada masyarakat agar pemahaman dan kecerdasan politik masyarakat semakin meningkat,” ujar Yusak.
Ia menegaskan, Perindo Badung akan terus melakukan pembenahan internal sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan penyelenggara pemilu.
Audiensi tersebut menjadi momentum penting bagi Perindo Badung untuk memastikan kesiapan organisasi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan proses demokrasi yang transparan, tertib dan berintegritas.
Perindo Badung siap berbenah, siap berkolaborasi, dan siap ikut mencerdaskan masyarakat menuju demokrasi yang semakin berkualitas. ( Roy/ Yusak)
Red: IGI COM




