
DENPASAR, infoglobalindonesia.com //– Aroma sate babi yang mengepul dari sebuah usaha kuliner sederhana di Jalan Seroja, Denpasar, Minggu (24/8/2026), menarik perhatian rombongan DPW Partai Perindo Bali. Di balik asap pembakaran sate itu, tersimpan semangat perjuangan seorang generasi muda asal Kubu, Karangasem, yang sedang merintis usahanya dari nol.
Usaha kuliner Sate Babi Men Sutri, milik Ketut Sumardika, menjadi salah satu UMKM lokal yang mendapat perhatian langsung dari Ketua DPW Partai Perindo Bali, I Ketut Putra Ismaya Jaya atau yang akrab disapa Jro Bima.
Kunjungan tersebut bukan sekadar singgah untuk menikmati kuliner. Sebagai bentuk dukungan nyata kepada pelaku UMKM, Jro Bima bahkan memborong seluruh sate yang tersedia di tempat usaha tersebut.
Bagi Jro Bima, membeli dan mendukung produk UMKM merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan arti besar bagi masyarakat kecil yang sedang berjuang membangun ekonomi keluarga.
“Sebagai Partai yang memiliki komitmen terhadap penguatan ekonomi rakyat, saya sangat mendukung UMKM untuk bangkit dan kuat. Kalau UMKM bangkit, maka ekonomi juga akan tumbuh dan berkembang,” ungkap Jro Bima.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi rakyat harus dimulai dari memberikan ruang, kepercayaan dan dukungan kepada usaha-usaha lokal. Tidak hanya pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut berperan dengan membeli dan menggunakan produk hasil UMKM.
Ketut Sumardika sendiri merupakan generasi muda asal Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, yang dengan ketekunan mencoba membangun usaha kuliner khas daerahnya di Kota Denpasar. Meski baru berjalan sekitar dua bulan, usaha Sate Babi Men Sutri mulai menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Cita rasa khas Karangasem, khususnya racikan bumbu ala Kubu, menjadi kekuatan utama dari sate yang disajikan. Perpaduan rasa dan bumbu khas inilah yang mulai menarik minat masyarakat untuk datang dan menikmati kuliner Men Sutri.
Jro Bima menilai semangat generasi muda seperti Ketut Sumardika patut mendapat apresiasi dan dukungan. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan usaha yang semakin ketat, keberanian untuk membuka usaha menjadi langkah penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi.
“Kita berharap masyarakat juga ikut mendukung usaha-usaha lokal. Jangan sampai kita hanya berbicara ingin ekonomi rakyat maju, tetapi kita tidak memberikan dukungan kepada mereka yang sedang berjuang. Dengan membeli produk lokal, kita ikut membantu usaha mereka tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Kunjungan ke UMKM Men Sutri menjadi bagian dari komitmen Perindo Bali untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan dorongan bagi penguatan ekonomi kerakyatan.
Dari sebuah usaha sederhana di Jalan Seroja Denpasar, semangat untuk bangkit kembali ditegaskan. Ketika pelaku UMKM terus bekerja keras, masyarakat memberikan dukungan, dan berbagai pihak membuka ruang bagi usaha kecil untuk berkembang, maka ekonomi rakyat diyakini akan semakin kuat.
Bagi Jro Bima, kebangkitan ekonomi tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Terkadang, cukup dengan membeli satu porsi produk UMKM, dukungan itu sudah menjadi energi besar bagi para pelaku usaha untuk terus bertahan dan berkembang.( Roy)
Red : IGI COM




