JAKARTA, infoglobalindonesia.com // — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mulai memacu mesin organisasinya. Menjelang tahapan penting verifikasi partai politik, seluruh jajaran diminta tidak sekadar bekerja, tetapi bergerak lebih terukur untuk memastikan kekuatan organisasi benar-benar hadir hingga tingkat akar rumput.
Hal itu diungkapkan Ketua DPW Partai Perindo Bali I Ketut Putra Ismaya Jaya atau yang akrab dipanggil Jro Bima, menegaskan adanya instruksi DPD Perindo melalui Sekretaris Jendral , yang harus segera dilaksanakan .

Menurut Jro Bima , penegasan itu tertuang dalam instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo kepada jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga anggota legislatif.

Pesannya jelas: konsolidasi harus diperkuat, struktur harus dituntaskan, dan kaderisasi harus terus berjalan.

DPP meminta seluruh tingkatan kepengurusan melaksanakan konsolidasi organisasi secara berkala. Konsolidasi tidak hanya dilakukan di internal masing-masing tingkatan, tetapi juga melibatkan struktur satu tingkat di bawahnya.

Pola tersebut dinilai penting untuk memastikan komunikasi organisasi tidak terputus, persoalan di lapangan dapat segera diselesaikan, dan setiap jajaran memiliki agenda kerja yang selaras.

Salah satu target yang menjadi perhatian adalah penyelesaian struktur organisasi. DPW yang belum memenuhi pembentukan 100 persen DPD diminta segera menyampaikan usulan kepengurusan paling lambat akhir September 2026.

Setelah itu, pekerjaan besar berikutnya adalah menuntaskan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga 100 persen.

DPP memberikan batas waktu penyelesaian paling lambat pekan kedua November 2026.
Target tersebut bukan sekadar mengejar kelengkapan administratif. Di baliknya terdapat kebutuhan untuk membangun struktur partai yang benar-benar hidup, aktif, dan mampu menjadi penghubung antara partai dengan masyarakat.

Karena itu, DPP juga menempatkan pendidikan politik dan rekrutmen kader sebagai agenda yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Partai yang kuat tidak hanya dibangun dari struktur yang lengkap, tetapi dari kader yang bergerak dan bekerja di tengah masyarakat.

Sejalan dengan itu, seluruh jajaran kepengurusan diminta melaporkan secara berkala aktivitas konsolidasi, pembentukan struktur, rekrutmen kader, serta berbagai kegiatan organisasi kepada kepengurusan satu tingkat di atasnya.

Laporan tersebut akan menjadi bahan monitoring dan evaluasi untuk mengukur sejauh mana agenda organisasi berjalan sesuai target.

Instruksi DPP ini sekaligus menjadi penanda bahwa Perindo mulai memasuki fase penguatan organisasi secara lebih serius.

Setiap daerah dituntut mengambil peran, bukan menunggu, sementara setiap struktur didorong untuk bekerja dengan ukuran dan target yang jelas.

Momentum ini menjadi penting karena perjalanan menuju kontestasi politik nasional tidak dibangun dalam waktu singkat.

Mesin politik harus dipanaskan jauh sebelum panggung pemilu dibuka.
Dari pusat hingga daerah, dari DPW hingga DPC, seluruh jajaran Perindo kini didorong berada dalam satu irama: memperkuat organisasi, memperluas kaderisasi, dan mendekatkan partai kepada masyarakat.

Konsolidasi hari ini adalah investasi politik untuk kemenangan di masa depan.
Dengan semangat “Salam Transformasi! Salam Energi Baru Indonesia!”, DPP Partai Perindo mengajak seluruh jajaran bergerak bersama membangun organisasi yang solid, modern, dan memiliki daya juang hingga ke akar rumput.

Struktur dituntaskan. Kader diperkuat. Mesin organisasi digerakkan. Perindo bersiap menatap pertarungan politik berikutnya.( Roy)

Red : IGI COM