BADUNG, infoglobalindonesia.com //– Wakil Sekretaris III DPW Partai Perindo Bali, Selvianti Joenoes, menghadiri kegiatan sosial Gerakan Donasi Sejuta Kacamata Medis Gratis yang diselenggarakan oleh Mega Gloryoung International (MGI) bekerja sama dengan Glaucoma Society di Kantor DPRD Kabupaten Badung.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 55 penerima manfaat mendapatkan bantuan kacamata medis secara gratis. Penerima bantuan terdiri dari masyarakat penderita glaukoma berbagai usia serta anak-anak berusia di bawah 16 tahun yang mengalami gangguan penglihatan dengan minus di atas lima.
Selvianti Joenoes hadir mewakili Ketua DPW Partai Perindo Bali dalam penyerahan frame kacamata medis kepada para penerima donasi.
Kehadiran Partai Perindo dalam kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan mata bagi generasi muda.
“Kami mengapresiasi kegiatan sosial yang digagas oleh Mega Gloryoung International dan Glaucoma Society. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan akses terhadap alat bantu penglihatan namun terkendala biaya. Partai Perindo selalu mendukung kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Selvianti Joenoes.
Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan ke depan Partai Perindo akan menjalin kolaborasi dalam berbagai program sosial dan kesehatan yang sejalan dengan semangat Partai Perindo, yaitu ‘Untuk Indonesia Sejahtera’.
Ancaman Gangguan Penglihatan pada Anak
Masalah kesehatan mata saat ini menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya penggunaan perangkat digital, terutama telepon genggam di kalangan anak-anak dan remaja. Penggunaan gawai dalam waktu lama, terlebih di ruangan dengan pencahayaan minim, berpotensi meningkatkan risiko gangguan penglihatan.
Paparan sinar biru (blue light) dari layar digital secara berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mata, mempercepat perkembangan mata minus, serta berisiko memengaruhi kesehatan retina apabila tidak diimbangi dengan pola penggunaan yang sehat.
Karena itu, edukasi kepada orang tua dan anak-anak mengenai penggunaan gawai secara bijak menjadi sangat penting.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa setiap lima detik terdapat satu orang di dunia yang mengalami kebutaan. Fakta tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan dan deteksi dini gangguan mata harus menjadi perhatian bersama.
Ketua KBPP Polri Bali, I Dewa Agung Cristos Suganda Putra, S.Sos., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, bantuan kacamata medis bukan sekadar memberikan alat bantu penglihatan, melainkan juga membuka harapan baru bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Kesehatan mata adalah investasi masa depan. Anak-anak yang memiliki penglihatan yang baik akan lebih mudah menyerap pelajaran dan mengembangkan potensinya. Karena itu, kegiatan sosial seperti ini harus terus didukung dan diperluas jangkauannya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata melalui pemeriksaan rutin, edukasi penggunaan gawai yang sehat, serta mendukung berbagai program sosial yang bertujuan mencegah meningkatnya angka gangguan penglihatan dan kebutaan.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kepedulian sosial. Para penerima bantuan dan keluarga yang hadir menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mata sejak usia dini. ( Roy)
Red : IGI COM






