
Denpasar , infoglobalindonesia.com //– Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB) terus memperkuat komitmennya di bidang kemanusiaan melalui Program Donor Darah Berkesinambungan. Kali ini, aksi sosial tersebut digelar di Unit Donor Darah PMI Provinsi Bali, Jalan Trengguli, Penatih, Denpasar, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang melibatkan puluhan relawan dan anggota YKKB itu menjadi bagian dari upaya organisasi dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan donor darah bulan ini dipercayakan kepada YKKB Wilayah Denpasar di bawah kepemimpinan I Nyoman Rumada, didampingi Sekretaris Koko Setiawan (Ko Aseng) dan Bendahara I Kadek Wijaya.
Kesuksesan kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari Tim Sosial YKKB Pusat yang dimotori I Gede Agus Arianta (De Gus), Ni Putu Dewi Purnamawati (Mbok Chika), Dewa Ayu Sanyta (Bunda Sanyta), dan Ni Luh Sutarmi (Jro Amik). Bersama Tim Sosial YKKB Wilayah Denpasar yang dikoordinasikan Ida Ayu Kadek Ariani (Ibu Dayu), mereka melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak demi memastikan kegiatan berjalan lancar.
Dewa Ayu Sanyta (Bunda Sanyta) mengatakan donor darah bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan gerakan kemanusiaan yang memberikan harapan hidup bagi banyak orang.
“Setetes darah yang kita donorkan bisa menjadi penyelamat bagi pasien yang sedang berjuang mempertahankan hidupnya. Karena itu kami ingin menumbuhkan budaya donor darah secara sukarela dan berkelanjutan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ni Luh Sutarmi (Jro Amik) menjelaskan bahwa donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonor. Mulai dari membantu menjaga kesehatan jantung, mengurangi kekentalan darah, menurunkan kadar kolesterol jahat, mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh, hingga merangsang pembentukan sel darah baru dan membantu deteksi dini sejumlah penyakit.
Harapan serupa disampaikan Ni Putu Dewi Purnamawati (Mbok Chika). Menurutnya, program yang dijalankan YKKB diharapkan mampu menginspirasi masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya mendonorkan darah secara rutin.
“Kami ingin gerakan ini menjadi contoh bahwa membantu sesama tidak selalu harus dengan materi. Donor darah adalah bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kemanusiaan,” katanya.
Koordinator Tim Sosial YKKB Pusat, I Gede Agus Arianta (De Gus), mengungkapkan tingginya permintaan bantuan darah yang diterima YKKB menjadi alasan utama lahirnya Program Donor Darah Berkesinambungan.
Menurutnya, program tersebut kini dijalankan setiap bulan dengan sistem penugasan bergilir kepada tiga wilayah kabupaten/kota sebagai pelaksana. Skema tersebut ditargetkan mampu menghasilkan sedikitnya 100 kantong darah setiap bulan.
“Dengan melibatkan sembilan kabupaten/kota di Bali secara bergiliran setiap tiga bulan sekali, kami menargetkan mampu menyumbangkan sekitar 1.200 kantong darah dalam setahun. Ini merupakan kontribusi nyata YKKB dalam mendukung pelayanan kesehatan di Bali,” jelasnya.
Di sela agenda yang padat, Ketua Umum Yayasan Kesatria Keris Bali I Ketut Putra Ismaya Jaya atau Jro Bima turut hadir, ikut mendonorkan darah, sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh anggota YKKB.
Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial harus terus menjadi napas perjuangan organisasi.
“Jangan pernah lelah menabung karma di jalan dharma. Mari terus bergerak dengan tulus dan ikhlas untuk membantu sesama, karena setiap perbuatan baik akan kembali sebagai anugerah terbaik dari Sang Pencipta,” pesan Jro Bima.
Melalui program yang dilaksanakan secara berkesinambungan ini, YKKB berharap dapat menjadi salah satu mitra strategis PMI dalam membantu memenuhi kebutuhan darah di Bali sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.( Roy)
Red: IGI COM





