
BULELENG, infoglobalindonesia.com/ — Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 seharusnya tidak hanya diperingati dengan upacara dan seremonial. Momentum bersejarah ini mestinya menjadi cambuk bagi generasi muda untuk bangkit, bergerak, berkarya dan berani menentukan masa depannya sendiri.
Di tengah kehidupan anak muda yang semakin tidak bisa lepas dari telepon genggam, masih banyak peluang yang sebenarnya dapat diciptakan. Bukan sekadar menghabiskan waktu dengan bermain HP, tetapi menjadikan teknologi sebagai alat untuk menghasilkan karya dan membuka peluang usaha.
Semangat itulah yang ditunjukkan Martha Arwi Jonapan (32), pemuda asal Desa Bali Aga Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Martha memilih jalan yang berbeda. Sejak 2023, ia memberanikan diri membangun usaha Digital Printing yang diberi nama Muara Bali Printing.
Berbekal pengalaman, kreativitas dan kemauan untuk terus belajar, Martha mengembangkan berbagai produk percetakan, sablon dan kebutuhan lainnya melalui teknologi digital printing.
Tiada hari tanpa inovasi. Bagi Martha, dunia usaha bukan sesuatu yang bisa dijalankan dengan berpangku tangan. Setiap hari selalu ada ide baru yang ingin diwujudkan menjadi produk yang memiliki nilai dan bermanfaat bagi pelanggan.
Dari tempat usahanya, Martha melayani berbagai kebutuhan masyarakat, tidak hanya dari kawasan Bali Aga di sekitar Desa Sidetapa, tetapi juga pelanggan dari luar desa.
Menariknya, aktivitas tersebut kini telah menjadi bagian dari kehidupannya. Apa yang awalnya dibangun sebagai usaha, kini berkembang menjadi profesi sekaligus hobi yang membuatnya terus berkarya.
Martha menyadari bahwa membangun masa depan tidak bisa hanya dengan berharap. Harus ada keberanian untuk memulai, kemauan untuk belajar dan konsistensi untuk terus berkembang.
Kisah Martha menjadi contoh sederhana bahwa anak muda tidak harus menunggu pekerjaan datang. Anak muda juga bisa menciptakan pekerjaan dan peluangnya sendiri.
Semangat tersebut sejalan dengan makna Sumpah Pemuda. Generasi muda tidak hanya dituntut memiliki mimpi, tetapi juga harus memiliki keberanian untuk mengejar dan mewujudkannya.
Jangan biarkan masa muda habis hanya di depan layar HP. Gunakan teknologi untuk berkarya. Gunakan kreativitas untuk menciptakan peluang. Dan gunakan kesempatan hari ini untuk membangun masa depan.
Martha mungkin hanya satu dari sekian banyak pemuda kreatif di Bali. Namun dari langkah kecilnya membangun Bali Indah Printing, ada pesan besar yang patut direnungkan: masa depan akan menjadi milik mereka yang mau bergerak dan berkarya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan digital printing, percetakan, sablon dan berbagai produk kreatif lainnya, Muara Bali Printing hadir di Desa Tampekan, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, HP (0853-3745-9721)
Sumpah Pemuda 2026: Bukan
zamannya hanya menjadi pengguna teknologi. Saatnya anak muda menjadi pencipta, penggerak dan pembuka peluang.( Roy)
Red: IGI COM





