BULELENG ,infoglobalindinesia.com//— Niat menghindari sepeda motor yang sedang parkir justru berujung petaka. Sebuah truk bermuatan pasir terguling dan menabrak tembok penyengker rumah warga di Banjar Dinas Kawan, Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (26/10/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Berdasarkan hasil asesmen cepat BPBD Kabupaten Buleleng, truk tersebut diduga kehilangan kendali saat berupaya menghindari sepeda motor yang berada di jalur perlintasan. Truk kemudian menabrak tembok penyengker rumah warga milik Komang Marjani hingga akhirnya terguling ke bawah.

Dampaknya cukup serius. Jalan lingkungan beton menuju Pura Gede Banjar Dinas Kawan mengalami kerusakan sepanjang sekitar 8 meter, lebar 1 meter dan tebal 10 sentimeter.

Tak hanya jalan, senderan pasangan batu juga jebol dengan tinggi sekitar 3 meter dan panjang 8 meter. Tembok penyengker berbahan batako sepanjang 13 meter dan tinggi 1 meter turut mengalami kerusakan.

Kerusakan bahkan merembet ke bagian rumah warga. Tembok batako rumah beserta jendela sepanjang sekitar 5 meter dan tinggi 3 meter roboh setelah tertimpa material.

Total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta, dengan tingkat kerusakan dikategorikan sedang.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Tidak ada pula laporan orang hilang.

Petugas bersama masyarakat kemudian melakukan penanganan di lokasi. Truk berhasil dinaikkan dengan bantuan dua katrol.

Menariknya, pihak pemilik kendaraan yang diketahui berasal dari Toko Bangunan Sekar Sari menyatakan kesediaannya membantu memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

Tim Analis Kebencanaan dan TRC Regu 3 BPBD Buleleng bersama aparat Desa Patemon, Linmas dan masyarakat turun melakukan asesmen serta penanganan di lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kendaraan bermuatan berat membutuhkan ruang manuver dan kondisi jalur yang aman. Satu keputusan dalam hitungan detik di jalan dapat berujung pada kerusakan fasilitas umum maupun rumah warga.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.( Roy)

Red : IGI COM