BULELENG,infoglobalindonesia.com // — Usai sukses menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6, Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB) kembali melakukan langkah pembenahan organisasi. Kali ini, penyegaran menyasar jajaran kepengurusan Wilayah YKKB Kabupaten Buleleng.

Penyegaran tersebut dilakukan Ketua Umum YKKB, I Ketut Putra Ismaya Jaya, yang dikenal dengan sapaan Jro Bima, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan program kerja sekaligus memperkuat kinerja para pengurus di lapangan.

Dalam penyegaran tersebut, posisi Ketua YKKB Wilayah Buleleng yang sebelumnya dijabat Ajik Ngurah Gading dipercayakan kepada Gede Sumartawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Sebelumnya, Gede Sumartawan menduduki posisi Sekretaris Wilayah YKKB Buleleng.
Sementara itu, Ajik Ngurah Gading selanjutnya dipercaya sebagai Pengawas YKKB Buleleng.

Didampingi Wakil Ketua Umum YKKB Jro Elvys, Jro Sudarsana, Jro Arik  dan Cokorda Krisna, Jro Bima menyampaikan langsung keputusan tersebut di hadapan para nyama Kesatria Keris Bali Buleleng.

Ia menegaskan, penyegaran kepengurusan bukanlah bentuk penilaian bahwa pengurus sebelumnya tidak mampu menjalankan organisasi.
“Ini bukan karena pengurus lama tidak mampu. Ini semata-mata penyegaran agar tugas-tugas organisasi dapat berjalan lebih efektif,” ujar Jro Bima.

Menurutnya, tantangan organisasi ke depan semakin berat. Di sisi lain, keberadaan YKKB yang kini semakin berkembang juga mulai mendapat perhatian dari berbagai kalangan.
Karena itu, kata dia, dibutuhkan orang-orang yang benar-benar siap bergerak, sigap menjalankan tugas, dan yang paling penting memiliki semangat ngayah.
“YKKB sekarang semakin besar dan semakin dilirik oleh berbagai kalangan. Karena itu, kita membutuhkan pengurus yang benar-benar siap ngayah,” tegasnya.

Bagi Jro Bima, enam tahun perjalanan YKKB bukan sekadar tentang usia organisasi. Ada nilai pengabdian yang sejak awal menjadi fondasi berdirinya yayasan tersebut, yakni keinginan tulus untuk berbuat sesuatu bagi Gumi Bali.
Karena itu, ia berharap jajaran YKKB di Buleleng kembali diisi oleh orang-orang yang memiliki keberanian untuk berjuang, membela kepentingan masyarakat, serta menjaga Gumi Bali dengan ketulusan dan keikhlasan.

Kembalikan Semangat Nyama Buleleng

Di hadapan para anggota, Jro Bima juga mengajak seluruh nyama Kesatria Keris Bali Buleleng untuk kembali menyatukan langkah.
Ia mengingatkan bahwa Buleleng pernah menjadi salah satu barometer pergerakan YKKB di Bali. Semangat tersebut, menurutnya, harus kembali dinyalakan.
“Saya ingin keberadaan YKKB Buleleng kembali seperti dulu, menjadi barometer YKKB di seluruh Bali. Jangan sampai kebesaran nama YKKB Buleleng menurun dan redup hanya karena kurangnya motivasi,” katanya.

Ia pun menyerukan agar semangat kebersamaan dan pengabdian kembali menjadi energi utama seluruh anggota.
“Saya ingin kembali semangat nyama Buleleng untuk berjuang dan berbuat kebaikan di tanah Bali,” ujarnya.

Jro Bima meyakini, setiap bentuk pengabdian yang dilakukan dengan ketulusan pada waktunya akan mendapatkan anugerah.
“Kalau kita ikhlas ngayah, suatu saat pasti Ida Batara melimpahkan anugerah atas ketulusan kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jro Bima juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ajik Ngurah Gading atas pengabdian yang telah diberikan selama memimpin YKKB Buleleng.

Sementara kepada Plt Ketua YKKB Buleleng, Gede Sumartawan, Jro Bima memberikan keleluasaan untuk menyusun kembali jajaran kepengurusan yang dianggap mampu diajak bekerja bersama, termasuk menentukan Sekretaris, Bendahara maupun pengurus lainnya.

Pesannya sederhana, tetapi menjadi penegasan arah YKKB ke depan: bekerja bersama, ngayah dengan tulus, dan tidak berhenti berbuat kebaikan.
Semangat itu kembali ditegaskan melalui prinsip yang selama ini menjadi roh kebersamaan YKKB:
“Menyama Tanpa Batas, Menyama Tanpa Identitas, dan Menyama Sampai Tuntas.” ( Roy)

Red : IGI COM