
SINGARAJA, infoglobalindonesia.com // – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng terus memperkuat kualitas pelayanan informasi publik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Upaya tersebut diwujudkan dengan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan Keprotokolan yang digelar KPU Provinsi Bali secara hybrid, Rabu (22/7/2026).
Bimtek yang diikuti jajaran humas, protokoler, serta CPNS KPU Kabupaten/Kota se-Bali ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat profesionalisme kelembagaan, khususnya di bidang komunikasi publik dan tata kelola keprotokolan.
Dari KPU Kabupaten Buleleng, kegiatan diikuti Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Kepala Subbagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM, Staf Humas, Staf Protokoler, serta CPNS.
Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menegaskan bahwa kehumasan dan keprotokolan merupakan wajah sebuah lembaga yang berperan penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Kehumasan dan keprotokolan memiliki peran yang sangat penting dalam setiap kegiatan kelembagaan. Jangan sampai terjadi kesalahan dalam pelaksanaan protokol. Selain itu, kemampuan menyusun rilis berita yang menarik juga harus terus ditingkatkan agar setiap kegiatan KPU dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Lidartawan juga mendorong seluruh jajaran KPU Kabupaten/Kota di Bali agar semakin inovatif dalam mengelola media sosial. Menurutnya, penyajian konten yang kreatif, informatif, dan mudah dipahami masyarakat merupakan bagian dari komitmen KPU dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik.
Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, menjelaskan bahwa bimtek ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi SDM di bidang kehumasan dan keprotokolan.
Ia menegaskan, di luar tahapan pemilu maupun pemilihan, KPU tetap menjalankan berbagai program kelembagaan yang perlu dipublikasikan secara optimal agar masyarakat mengetahui berbagai aktivitas dan pelayanan yang dilakukan KPU.Selain penguatan kemampuan komunikasi publik, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata tempat, tata acara, tata penghormatan, teknik dokumentasi, hingga fotografi kehumasan sebagai bagian dari upaya membangun citra positif lembaga.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Bali, Anak Agung Gede Raka Nakula, menambahkan bahwa petugas humas dan protokoler harus mampu menjadi representasi profesional lembaga melalui pelayanan yang berkualitas serta komunikasi publik yang efektif.
Dalam sesi materi, peserta memperoleh pembekalan dari sejumlah narasumber nasional dan daerah, di antaranya Kasubbag Tamu Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Gede Mega Hutama, Kasubbag Persidangan KPU RI Barik Muhammad Kurniawan Ardy, serta Pranata Humas Ahli Muda Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU RI Arif Pryo Susanto. Materi yang disampaikan mencakup implementasi keprotokolan, pelayanan keprotokolan, hingga teknik fotografi kehumasan yang efektif dalam mendukung penyebarluasan informasi publik.
Menutup kegiatan, Lidartawan berharap hasil bimtek dapat diimplementasikan di seluruh KPU Kabupaten/Kota di Bali sehingga kualitas pelayanan informasi publik semakin meningkat.
“Kegiatan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak yang besar bagi organisasi. Saya berharap kualitas kehumasan dan keprotokolan KPU di Bali semakin baik, mampu menghadirkan informasi yang menarik, akurat, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap KPU,” pungkasnya.
Melalui keikutsertaan dalam bimtek tersebut, KPU Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi SDM di bidang kehumasan dan keprotokolan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan informasi publik yang profesional, adaptif, transparan, serta semakin dekat dengan masyarakat.(Roy)
Red: IGI COM



