Buleleng, infoglobalindonesia.com // – Munculnya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di Kabupaten Buleleng mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buleleng, I Putu Adipta Eka Putra. Saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (24/4/2026), ia menanggapi dengan tenang dan menjelaskan kondisi riil di lapangan.
Adipta mengungkapkan, berdasarkan hasil pemetaan, dari total sekitar 1.100 kilometer panjang jalan kabupaten di Buleleng, terdapat kurang lebih 300 kilometer yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.
“Untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menganggarkan perbaikan jalan sebesar Rp70 miliar,” jelasnya.
Namun demikian, dari total rencana tersebut, baru sekitar 25 kilometer ruas jalan yang saat ini memasuki tahap proses, termasuk penyelesaian administrasi seperti tender proyek. Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar, karena pemerintah daerah telah merancang program perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Kami harapkan masyarakat bisa bersabar, karena pemerintah daerah sudah memikirkan dan memprogramkan penanganan jalan ini. Kadang keluhan muncul karena kurangnya pemahaman terhadap proses yang berjalan,” ujarnya.
Di sisi lain, masyarakat juga menyoroti kebijakan revitalisasi pembangunan di titik nol kota yang dinilai kurang tepat di tengah keterbatasan anggaran. Menanggapi hal tersebut, Adipta menegaskan bahwa pembangunan titik nol merupakan program prioritas daerah.
“Pembangunan titik nol ini adalah program prioritas di bawah kepemimpinan Bupati Sucidra dan Wakil Bupati Supriatna. Anggarannya juga tidak sebesar anggaran perbaikan jalan,” tegasnya.Lebih lanjut, Adipta juga membantah isu yang menyebut adanya pengalihan status jalan kabupaten menjadi jalan desa. Menurutnya, hal tersebut tidak benar karena ada mekanisme dan ketentuan yang harus dipenuhi dalam perubahan status jalan.
Ia menegaskan bahwa duet kepemimpinan Bupati Sucidra dan Wakil Bupati Supriatna memiliki komitmen kuat dalam membangun infrastruktur di Kabupaten Buleleng. Pembangunan yang dilakukan diharapkan mampu mempercantik wajah daerah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Pemerintah tetap fokus membangun infrastruktur secara bertahap agar Buleleng semakin maju dan menarik,” tutupnya.( Roy)
Redaktur : IGI COM
Reporter : Roy Astika







