
BULELENG, infoglobalindonesia.com // – Pasca penyegaran kepengurusan, Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB) wilayah Kabupaten Buleleng mulai melakukan pembenahan internal. Pergantian kepemimpinan dari Ketua sebelumnya, Ajik Ngurah Gading, kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gede Sumartawan atau yang akrab disapa Jro Degot, menjadi momentum untuk kembali menguatkan komunikasi, kebersamaan, serta semangat ngayah di seluruh jajaran YKKB Buleleng.
Langkah awal dilakukan dengan menggelar roadshow ke sejumlah unit YKKB di wilayah Kabupaten Buleleng. Kegiatan tersebut diawali dari Unit YKKB Kecamatan Gerokgak dan selanjutnya akan menyasar seluruh unit yang ada di Buleleng.
Dalam roadshow tersebut, Jro Degot didampingi Bendahara YKKB Buleleng Gede Sukajiwa serta sejumlah pengurus lainnya. Kunjungan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya menata kembali organisasi sekaligus menyerap aspirasi dari pengurus dan anggota di tingkat unit.
“Roadshow ini sangat urgen dan penting. Kami ingin kembali menata kepengurusan sekaligus memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh pengurus maupun anggota YKKB Buleleng,” ujar Jro Degot saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan ngayah di kalangan anggota YKKB Buleleng belakangan ini perlu kembali digelorakan. Karena itu, dirinya berkomitmen mengunjungi seluruh unit untuk membangun kembali komunikasi yang lebih intensif.
“Saya akan melaksanakan roadshow ke seluruh unit. Kami ingin membangkitkan lagi semangat kebersamaan dan semangat ngayah yang menurut saya belakangan ini sedikit menurun. Ini yang akan kami bangkitkan kembali, sehingga para pengurus dan anggota kembali termotivasi,” katanya.
Jro Degot mengakui, terdapat sejumlah faktor yang kemungkinan menyebabkan menurunnya motivasi anggota. Salah satunya, kata dia, bisa berkaitan dengan komunikasi yang belum berjalan maksimal maupun program kerja YKKB Buleleng yang belum terlaksana secara optimal.
Namun demikian, ia menilai semangat Ketua Umum YKKB, I Ketut Putra Ismaya Jaya atau yang akrab disapa Jro Bima, dalam menggerakkan organisasi justru sangat luar biasa.
“Saya sangat merasakan kebersamaan dan rasa suka duka di YKKB. Semangat itu sebenarnya sangat kuat. Ini yang ingin kami hidupkan kembali di Buleleng,” ujarnya.
Ia berharap rangkaian roadshow tersebut mampu menjadi titik awal untuk mengembalikan performa YKKB Buleleng seperti sebelumnya. Bahkan, Jro Degot ingin Buleleng kembali menjadi salah satu barometer bagi perkembangan YKKB di wilayah Bali.
“Semoga dengan kunjungan atau roadshow ini, YKKB Buleleng kembali terlihat performanya seperti dulu. Kami ingin Buleleng bisa menjadi barometer atau acuan bagi YKKB di wilayah lainnya di Bali,” tegasnya.
Lebih jauh, Jro Degot mengajak seluruh pengurus dan anggota, khususnya masyarakat Buleleng, untuk bersama-sama menjaga keberadaan YKKB sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat Bali.
Menurutnya, semangat ngayah tidak semata-mata berbicara mengenai organisasi, tetapi juga tentang bagaimana setiap orang dapat mengambil bagian dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, budaya dan kelestarian Bali.
“Saya berharap, sebagai orang Bali, bahkan sebagai orang Buleleng, mari kita dukung keberadaan YKKB di Bali sebagai yayasan yang memiliki tujuan mulia, yakni ngayah untuk menjaga taksu Bali dan mengabdi kepada masyarakat Bali,” katanya.
Ia menambahkan, semangat pengabdian tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan dan dinamika global yang terus berkembang.
“Kita ngayah untuk nindihin Gumi Bali. Apalagi melihat kondisi dan situasi global saat ini, Bali harus kita jaga agar tetap lestari,” pungkasnya.
Roadshow YKKB Buleleng selanjutnya akan dilanjutkan ke unit-unit lainnya di seluruh kecamatan. Langkah tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi sekaligus membangun kembali energi kebersamaan antara pengurus dan anggota, sehingga YKKB Buleleng semakin solid dalam menjalankan semangat pengabdian dan ngayah untuk Gumi Bali. ( Roy)
Red : IGI COM





