Kantor Desa Wana Arum Hasil Bantuan APBD 2024 Belum Ditempati, Warga Keluhkan Atap Bocor dan Banjir Lokal.
Infoglobalindonesia.com
Tebo – Kantor Desa Wana Arum, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo yang dibangun melalui bantuan APBD Tahun 2024 hingga kini belum difungsikan. Hasil investigasi tim Global Warta TV Tebo mengungkapkan bahwa kantor desa tersebut mengalami sejumlah masalah serius yang membuat pihak desa dan warga merasa kecewa. Minggu, 16/03/2025
Infoglobalindonesia.com mengabarkan
Berdasar konfirmasi dari Global Warga tv tebo menyampaikann, kepada media Infoglobalindonesia.com, diketahui bahwa kantor desa tersebut mengalami kebocoran parah saat hujan turun. Akibatnya, ruangan kantor kerap mengalami banjir lokal yang membuat aktivitas pelayanan masyarakat menjadi terganggu.
“Kami sudah mengusulkan kepada pihak terkait agar masalah ini segera ditangani. Kalau dibiarkan terus, bangunan ini bisa semakin rusak dan tidak bisa digunakan dengan baik untuk pelayanan masyarakat,” ujar salah satu perangkat Desa Wana Arum.
Warga Desa Wana Arum juga menyampaikan keluhannya terkait kondisi kantor tersebut. Menurut mereka, keberadaan kantor desa yang layak dan berfungsi dengan baik sangat penting untuk mendukung kelancaran pelayanan administrasi dan kegiatan masyarakat lainnya.
“Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki atap yang bocor dan mengatasi masalah banjir di dalam kantor. Sayang kalau bangunan yang sudah dibangun dengan dana APBD ini jadi sia-sia karena tidak bisa digunakan dengan baik,” ungkap seorang warga setempat.
Perangkat Desa Wana Arum menegaskan bahwa mereka telah menyampaikan keluhan ini ke pihak terkait dan berharap agar segera ada tindakan nyata untuk memperbaiki kondisi kantor desa tersebut. “Kami ingin kantor desa ini bisa segera difungsikan sebagaimana mestinya, demi memberikan pelayanan terbaik kepada warga,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan kantor desa tersebut. Warga Wana Arum berharap agar pemerintah daerah segera merespons keluhan ini dan memberikan solusi yang nyata.
Reporter : info Global





