
Singaraja, infoglobalindonesia.com // 30 Juli 2026 – Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB) kembali menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama bukan sekadar slogan. Di bawah kepemimpinan I Ketut Putra Ismaya Jaya (Jro Bima), YKKB terus berkomitmen hadir bagi masyarakat sekaligus memberikan perhatian kepada seluruh anggotanya, termasuk saat menghadapi musibah.
Pada Kamis (30/7/2026), Jro Bima bersama jajaran pengurus menghadiri prosesi kremasi almarhum I Lai Yasa (50) di Rumah Duka Tri Suci, Singaraja. Almarhum meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Dalam kesempatan tersebut, Jro Bima secara langsung menyerahkan Dana Duka sebesar Rp10.000.000 kepada keluarga almarhum sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Yayasan terhadap anggotanya. Selain itu, YKKB juga memberikan bantuan karangan bunga senilai Rp250.000, sehingga total santunan yang diterima keluarga mencapai Rp10.250.000.
Jro Bima menegaskan, program Dana Duka telah menjadi komitmen Yayasan sejak pertama kali berdiri. Program ini dirancang untuk membantu meringankan beban anggota maupun keluarganya ketika mengalami musibah.
Adapun besaran santunan yang diberikan YKKB meliputi:
Anggota meninggal dunia: Rp10.000.000 + karangan bunga Rp250.000 (total Rp10.250.000).
Istri atau anak anggota: Rp3.000.000 + karangan bunga Rp250.000 (total Rp3.250.000).
Orang tua anggota: Rp1.500.000 + karangan bunga Rp250.000 (total Rp1.750.000).
“Program dana duka ini merupakan wujud nyata rasa persaudaraan di YKKB. Kami ingin setiap anggota dan keluarganya merasakan bahwa mereka tidak pernah sendiri ketika menghadapi musibah,” ujar Jro Bima.
Almarhum I Lai Yasa dikenal sebagai pribadi yang sederhana, mengabdikan diri sebagai Jro Mangku, serta aktif sebagai pengurus DPD Partai Perindo Kabupaten Bangli. Semasa hidupnya, almarhum dinilai memiliki dedikasi tinggi, baik dalam kegiatan Yayasan Kesatria Keris Bali maupun organisasi politik, sehingga kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi seluruh pengurus dan anggota.
Jro Bima juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026, YKKB telah kehilangan dua orang anggotanya. Ia mengajak seluruh keluarga besar YKKB untuk mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
“Semoga pengabdian almarhum menjadi amal ibadah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. YKKB akan terus menjaga komitmen untuk saling peduli dan saling menguatkan dalam setiap keadaan,” tutup Jro Bima.( Roy)
Red : IGI COM





