Infoglobalindonesia.com | Bungo
Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, dugaan aktivitas PETI menggunakan alat berat berupa puluhan unit excavator disebut-sebut berlangsung di Dusun Rantel, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.(5/8/2026).

Berdasarkan pantauan tim media di lapangan, terlihat sejumlah alat berat excavator sedang beroperasi di lokasi yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin. Menurut informasi yang diperoleh, kegiatan tersebut diduga telah berlangsung cukup lama.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal di wilayah tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan dan penindakan apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut nama Harisman sebagai salah satu pihak yang diduga memiliki alat berat di lokasi tersebut. Namun demikian, informasi tersebut masih berupa keterangan narasumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Tim media telah berupaya menghubungi Harisman untuk meminta konfirmasi terkait dugaan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi.

Masyarakat berharap menurunkan tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus maupun jajaran terkait untuk melakukan penyelidikan langsung ke lokasi, memeriksa dugaan aktivitas PETI, serta menindak siapa pun yang terbukti melanggar hukum tanpa pandang bulu.

Selain itu, masyarakat juga meminta memberikan penjelasan kepada publik mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan dalam upaya pemberantasan PETI di wilayah hukum Kabupaten Bungo.

Media ini menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Apabila terdapat pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini ingin memberikan klarifikasi atau hak jawab, redaksi membuka ruang sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. ( tim)

Reduktur: IGI COM
Nomor Redaksi : 0852-6694-3260.