JAMBI, infoglobalindonesia.com //– Kegiatan sosialisasi terkait keberadaan dan program kerja Agrinas serta Gabungan Pengusaha Petani Kebun Kelapa Sawit Indonesia (GAPERKASINDO) berlangsung di lokasi KUD/Koperasi Tanjung Lebar Abadi, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.10 WIB tersebut dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari kelompok tani, anggota koperasi, masyarakat, kaum ibu, mantan kepala desa, perwakilan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, media, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Mappangara, HK selaku Ketua Penerima Mandat dari Ketua Umum GAPERKASINDO, Bapak H.M. Hasyari Nasution, hadir bersama Marzuki, Dasman Ray, Aris Bone, Johan, LT, dan Heru Setiaji.

Turut hadir Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Muaro Jambi yang mewakili Bupati Muaro Jambi, pimpinan PT Agrinas Brigjen TNI Haerul beserta tim, perwakilan Kapolres, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta unsur kelompok tani dan masyarakat.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah sosialisasi mengenai keberadaan Agrinas yang disampaikan oleh Brigjen TNI Haerul. Dalam pemaparannya, pihak Agrinas menjelaskan keberadaan lembaga tersebut serta hal-hal yang berkaitan dengan program dan perannya dalam sektor yang bersentuhan dengan masyarakat, khususnya kelompok tani dan koperasi.

Sementara itu, Mappangara, HK dalam kesempatan tersebut menyampaikan mengenai keberadaan GAPERKASINDO di Provinsi Jambi. Ia menjelaskan bahwa GAPERKASINDO hadir sebagai wadah yang diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi dan koordinasi bagi para pengusaha serta petani kebun kelapa sawit.

Mappangara juga menyampaikan visi, misi, serta program kerja GAPERKASINDO kepada para peserta sosialisasi. Menurutnya, penguatan komunikasi antara petani, koperasi, pelaku usaha, pemerintah dan pihak terkait menjadi salah satu hal penting dalam mendukung keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit.

“Keberadaan GAPERKASINDO diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi dan memperjuangkan kepentingan petani serta pelaku usaha perkebunan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” ujar Mappangara dalam kegiatan tersebut.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran berbagai unsur masyarakat yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Sosialisasi tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat dan kelompok tani untuk mendapatkan informasi secara langsung serta menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi perkebunan dan koperasi di wilayah mereka.

Kegiatan berlangsung dalam suasana dialog dan silaturahmi antara masyarakat, koperasi, pemerintah daerah, Agrinas, GAPERKASINDO, serta unsur terkait lainnya. ( red )

Redaktur: INFO GLOBAL INDONESIA
Reporter: Hafit SPd.