Banjar Buleleng, indoglobalindonesia.com // Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa di Warung Kuliner Laklak Bali, Desa Kalianget, Seririt, Sabtu (21/8/2026). Di tempat sederhana yang menjadi saksi pertemuan tersebut, jajaran pengurus Suka Duka Sami Nau, Kecamatan Banjar, berkumpul untuk satu tujuan: memperkuat organisasi dan menata langkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.

Rapat yang mengagendakan penataan kepengurusan dan penyusunan program kerja Suka Duka Sami Nau ini dihadiri para tokoh dan pengurus organisasi. Tampak hadir para penasehat, Made Dana dan Dan Gede Wijaya, serta Ketua Suka Duka Sami Nau, Gede Astra Jaya.

Turut hadir Wakil Ketua I Putu Sumitra Jaya, Wakil Ketua II Ketut Darmada, Sekretaris I Gede Sutadnyana, Sekretaris II Gede Arpika, Bendahara I Dw Putu Nyarik, dan Bendahara II Jro Sumbawa.

Rapat juga mendapat dukungan dari perwakilan Koordinator Desa Tigawasa, Km Pilantara, yang hadir sebagai bagian dari semangat membangun komunikasi dan kebersamaan antarkomponen Suka Duka Sami Nau.

Jalannya rapat dipandu oleh Penasehat Suka Duka Sami Nau, Made Dana, yang juga dikenal sebagai Ketua Suka Duka Garda Buana Desa Sidetapa. Dengan suasana diskusi yang santai namun penuh keseriusan, para pengurus membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi.

Tidak hanya soal struktur kepengurusan, pertemuan tersebut juga membicarakan program kerja ke depan yang menyentuh berbagai bidang, mulai dari sosial kemasyarakatan, kegiatan keagamaan, hingga program-program lain yang dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.

Dalam arahannya, Made Dana menekankan pentingnya menjaga kebersamaan sebagai pondasi utama sebuah organisasi suka duka.

Menurutnya, kekuatan organisasi bukan semata-mata terletak pada banyaknya pengurus atau program yang dimiliki, tetapi pada kemampuan seluruh anggota untuk terus merajut persaudaraan, menjaga kerukunan, serta saling mendukung dalam setiap keadaan.

«“Kebersamaan dan kerukunan harus terus kita jaga. Organisasi ini dibangun atas dasar rasa persaudaraan. Kalau kita tetap bersatu, kompak, dan saling menghargai, tentu Suka Duka Sami Nau akan semakin kuat,” tegas Made Dana.»

Senada dengan hal tersebut, Ketua Suka Duka Sami Nau, Gede Astra Jaya, mengajak seluruh jajaran pengurus untuk tetap menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan.

Ia menilai, kemajuan organisasi membutuhkan peran aktif seluruh pengurus. Karena itu, setiap anggota diharapkan tidak segan memberikan masukan, saran, maupun pemikiran positif demi perkembangan organisasi ke depan.

«“Mari kita tetap kompak dan semangat. Saling mendukung, saling menguatkan, dan jangan segan memberikan masukan. Semua itu penting demi kemajuan Suka Duka Sami Nau ke depan,” ujar Gede Astra Jaya.»

Rapat di Warung Kuliner Laklak Bali tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertemuan rutin. Di tengah obrolan dan diskusi yang berlangsung penuh keakraban, terbangun sebuah kesepahaman bahwa Suka Duka Sami Nau harus terus tumbuh menjadi wadah persaudaraan yang kuat, rukun, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan semangat “Sami Nau” atau bersama-sama dalam satu ikatan persaudaraan, jajaran pengurus kini mulai menata langkah baru, memperkuat kepengurusan, dan menyiapkan berbagai program yang diharapkan mampu mempererat hubungan antaranggota sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Karena kebersamaan yang dijaga dengan ketulusan akan selalu menjadi kekuatan untuk melangkah lebih jauh.(Roy/dana)

Red: IGI COM