
BULELENG, BALI, infoglobalindonesia.com // — Hampir sebulan berlalu, kasus kebakaran mobil milik Nyoman Arcana alias Batman, pengusaha buah asal Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, masih menyisakan tanda tanya. Hingga kini, Arcana mengaku belum memperoleh kejelasan mengenai hasil penyidikan terkait penyebab kebakaran kendaraan miliknya.
Peristiwa tersebut terjadi pada 22 Juli 2026 sekitar pukul 23.30 WITA. Saat itu, mobil Toyota Rangga Hilux milik Arcana yang diparkir di tanah lapang tidak jauh dari rumahnya tiba-tiba terbakar.
“Saya waktu itu dikejutkan karena mobil yang saya parkir di tanah lapang dekat rumah tiba-tiba terbakar. Saya langsung menuju lokasi, tetapi api sudah membesar dan mobil tidak sempat diselamatkan hingga akhirnya hangus terbakar,” ujar Arcana.
Menurutnya, sebelum kejadian kendaraan tersebut dalam kondisi baik dan normal. Mobil itu juga menjadi sarana penting untuk menunjang aktivitas usahanya sebagai pengusaha buah.
“Saya tidak tahu kenapa mobil itu bisa terbakar, padahal kondisinya baik dan normal. Mobil itu saya gunakan untuk usaha dagang buah,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Arcana memperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 250 juta.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Kubutambahan pada 23 Juli 2026. Selanjutnya, perkara tersebut dilimpahkan ke Polda Bali pada 25 Juli 2026 untuk ditindaklanjuti melalui proses penyidikan.
Arcana berharap proses penyidikan dapat segera memberikan kejelasan mengenai penyebab kebakaran. Ia mempertanyakan apakah peristiwa tersebut murni disebabkan oleh faktor teknis atau terdapat kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Yang kami harapkan adalah penyebab sebenarnya bisa segera diketahui berdasarkan hasil penyidikan. Kalau memang murni kebakaran, tentu harus dijelaskan penyebabnya. Kalau ada unsur lain, juga harus diungkap sesuai fakta,” tegasnya.
Ia mengaku sampai saat ini masih menunggu perkembangan penanganan kasus tersebut. Bagi Arcana, kejelasan hasil penyidikan sangat penting, bukan hanya untuk mengetahui penyebab musibah, tetapi juga berkaitan dengan proses pengajuan klaim asuransi kendaraan.
“Saya berharap Polda Bali segera mendapatkan hasil penyidikan dan memberikan kepastian. Saya membutuhkan hasil tersebut untuk proses klaim asuransi. Mobil ini merupakan kendaraan untuk mencari nafkah dan menunjang usaha saya,” harapnya.
Arcana pun berharap penanganan kasus tersebut dapat dilakukan secara profesional, objektif dan transparan sehingga seluruh fakta di balik kebakaran kendaraan miliknya dapat terungkap secara terang.(Roy)
Red: IGI COM






