Buleleng,infoglobalindonesia.com // – Pembangunan Gedung Kantor Kepala Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, hingga kini masih mangkrak dan belum dapat dilanjutkan. Kondisi ini sudah berlangsung hampir satu tahun, sehingga menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat setempat.
Sekretaris Desa Patas, Putu Suradnya, saat dikonfirmasi 30 April 2026 menjelaskan ,bahwa pembangunan tahap pertama gedung kantor desa tersebut telah menghabiskan anggaran sekitar Rp800 juta. Dana tersebut bersumber dari Dana Desa yang disisihkan dan ditabung selama hampir lima tahun.
“Untuk tahap pertama, bangunan fisik lantai bawah sudah berdiri. Namun, kelanjutan pembangunan terhenti karena kendala pendanaan,” jelas Suradnya.
Ia mengungkapkan, mangkraknya pembangunan tersebut disebabkan oleh kesalahan administrasi dalam pengajuan proposal bantuan dana dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung pada masa kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta. Proposal yang diajukan untuk pencairan dana sebesar Rp1 miliar dinilai tidak sesuai dengan nomenklatur penggunaan dana BKK.
“Dana BKK seharusnya digunakan untuk pembangunan gedung dari awal, bukan untuk melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan. Di sinilah terjadi kesalahan administrasi, sehingga dana tersebut belum bisa dicairkan,” ujarnya.
Meski demikian, Suradnya menyebutkan bahwa proposal telah diperbaiki dan berdasarkan informasi yang diterima, pencairan dana BKK tersebut direncanakan akan segera dilakukan. Namun, terkait waktu pasti pencairannya, ia menyatakan hal tersebut menjadi kewenangan Kepala Desa.
“Itu ranahnya Kepala Desa, karena beliau yang mengurus seluruh prosesnya,” tambahnya.
Rencananya, dana bantuan tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan kantor desa agar dapat segera difungsikan secara optimal. Saat ini, kegiatan operasional pemerintahan Desa Patas masih memanfaatkan Gedung Olahraga (GOR) Amerta dengan status pinjam pakai.
Kondisi ini pun mendapat sorotan dari masyarakat yang menyayangkan terhentinya pembangunan kantor desa tersebut. Mereka berharap bantuan dana BKK dari Pemerintah Kabupaten Badung dapat segera terealisasi, sehingga Desa Patas memiliki gedung kantor yang representatif untuk menunjang pelayanan publik.
“Masyarakat tentu berharap pembangunan ini segera dilanjutkan. Kantor desa sangat penting untuk pelayanan kepada warga,” ungkap salah satu warga.
Dengan adanya kepastian pencairan dana ke depan, diharapkan pembangunan Kantor Kepala Desa Patas dapat kembali berjalan dan segera rampung.( Roy )
Reporter : Roy Astika
Redaktur : IGI COM






