
BULELENG,infoglobalindonesia com // — Perayaan Hari Suci Saraswati di SMA Negeri 2 Banjar (Smandar), Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan. Momentum suci yang diperingati sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat karakter, budaya, dan kekompakan seluruh warga sekolah.
Upacara piodalan Hari Suci Saraswati di lingkungan SMA Negeri 2 Banjar dihadiri Plt Kepala SMA Negeri 2 Banjar, Gede Tember, S.Pd., M.Pd., Ketua Komite Drs. Putu Arimbawa, Wakil Ketua Komite sekaligus Ketua Suka Duka Gema Denbukit Made Dana, S.H., serta Bendahara Komite Dra. Ni Luh Sri Mayoni.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Kepala Sekolah Gede Tember menyampaikan arahan kepada seluruh warga sekolah agar senantiasa menjaga kekompakan dan membangun suasana pendidikan yang harmonis.
Bagi Gede Tember, momentum tersebut juga menjadi salah satu kesempatan awal dirinya memberikan arahan kepada seluruh warga sekolah setelah mendapat tugas sebagai Plt Kepala SMA Negeri 2 Banjar.
“Kekompakan adalah kekuatan sekolah. Mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan menciptakan lingkungan sekolah yang baik bagi seluruh warga Smandar,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Saraswati Tak Sekadar Ritual
Perayaan Saraswati di Smandar tidak berhenti pada pelaksanaan upacara keagamaan. Semangat pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal juga terlihat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan para siswa.
Sejumlah hadiah lomba yang diikuti siswa SMA Negeri 2 Banjar turut diserahkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya lomba ngelawar, mekidung, serta membuat Banten Pejati.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengenal, mempraktikkan sekaligus melestarikan warisan budaya Bali.
Acara kemudian ditutup dengan pementasan Tari Topeng yang dibawakan oleh warga Smandar. Pementasan tersebut semakin memperkuat suasana kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan dan kebudayaan dapat berjalan beriringan.
Mangku Mertayasa Beri Apresiasi
Di penghujung acara, kegiatan Saraswati di SMA Negeri 2 Banjar juga mendapat perhatian dari Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali, Putu Mangku Mertayasa, S.H., M.H.
Kehadiran Mangku Mertayasa menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap semangat kebersamaan yang dibangun keluarga besar SMA Negeri 2 Banjar.
Ia mengapresiasi kekompakan warga sekolah yang mampu mengemas perayaan Hari Suci Saraswati tidak hanya sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum pendidikan karakter dan pelestarian seni budaya Bali.
Semangat tersebut dinilai penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Sekolah tidak hanya dituntut mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, memahami akar budaya, serta mampu menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
Saraswati akhirnya bukan sekadar tentang ilmu pengetahuan yang dipuja, tetapi juga tentang bagaimana ilmu tersebut digunakan untuk membangun manusia yang berkarakter, berbudaya dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dari Smandar, pesan itu kembali ditegaskan: belajar untuk maju, berbudaya untuk tetap memiliki jati diri, dan bersatu untuk membangun masa depan.( Roy)
Red: IGI COM






