Buleleng,infoglobalindonesia.com//Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, khususnya melalui program pembangunan dan rehabilitasi jalan kabupaten yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Sorotan publik terhadap sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan kini mulai terjawab dengan langkah konkret pemerintah daerah yang mengalokasikan anggaran besar demi mempercepat pemerataan pembangunan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemerintah Kabupaten Buleleng pada Tahun Anggaran 2026 menggelontorkan dana sebesar Rp67,8 miliar untuk pembangunan, peningkatan, serta rehabilitasi jalan dan pelengkap jalan yang tersebar di sembilan kecamatan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Buleleng, Adipta Ekaputra, menegaskan bahwa seluruh proses kontrak proyek perbaikan jalan dijadwalkan mulai berjalan pada akhir Mei 2026. Sementara seluruh pelaksanaan pekerjaan ditargetkan rampung pada November 2026.

Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur jalan merupakan bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, hingga konektivitas antarwilayah di Kabupaten Buleleng.
“Seluruh pekerjaan perbaikan jalan kabupaten di seluruh kecamatan kami harapkan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Program pembangunan jalan tersebut menyasar berbagai wilayah, mulai dari kawasan pesisir, pedesaan, hingga jalur penghubung antarwilayah yang selama ini membutuhkan penanganan serius. Sejumlah proyek bahkan mencakup rehabilitasi jalan hotmix, peningkatan kualitas badan jalan, pembangunan pelengkap jalan, hingga pembangunan jembatan.
Di Kecamatan Banjar misalnya, rehabilitasi jalan hotmix akan dilaksanakan di wilayah Dencarik, Sidatapa, dan Pedawa dengan panjang mencapai sekitar 5,56 kilometer dan anggaran sebesar Rp10 miliar.

Sementara di Kecamatan Sawan, proyek rehabilitasi jalan di Tamblang, Bontihing, dan Bebetin mencapai sekitar 4,20 kilometer dengan anggaran Rp7,55 miliar.

Peningkatan jalan juga menyasar Kecamatan Kubutambahan melalui proyek di Desa Bukti, Tunjung, Depeha, hingga Mengening dengan total anggaran belasan miliar rupiah.

Sedangkan di wilayah perkotaan Kecamatan Buleleng, rehabilitasi jalan dan pembangunan jembatan turut menjadi prioritas untuk menunjang aktivitas masyarakat dan kelancaran transportasi.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, langkah ini juga dipandang sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjawab harapan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih layak, aman, dan representatif.

Dengan dimulainya proyek perbaikan jalan secara menyeluruh di tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis kualitas konektivitas antarwilayah akan semakin meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sektor pariwisata, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas masyarakat di berbagai pelosok desa.

Berikut data pembangunan dan perbaikan jalan Kabupaten Buleleng Tahun 2026 dengan total anggaran Rp67,8 miliar :
1. Kecamatan Banjar
Dencarik, Sidatapa, Pedawa → Rehabilitasi jalan hotmix ±5,56 km | Rp10 M
Kaliasem → Rehabilitasi jalan ±0,36 km | Rp650 juta
Gesing → Rehabilitasi jalan lingkungan ±0,29 km | Rp400 juta
2. Kecamatan Sukasada
Sukasada → Rehabilitasi jalan kecil ±0,14 km | Rp200 juta
Wanagiri → Rehabilitasi jalan kecil ±0,29 km | Rp400 juta
3. Kecamatan Kubutambahan
Bukti & Tunjung → Peningkatan jalan ±3,20 km | Rp6,4 M
Depeha → Peningkatan jalan ±1,75 km | Rp3,5 M
Mengening → Peningkatan jalan ±3,40 km | Rp6,8 M
Tambakan → Rehabilitasi jalan kecil ±0,14 km | Rp200 juta
Tajun → Rehabilitasi pelengkap jalan | Rp200 juta
4. Kecamatan Tejakula
Tejakula → Peningkatan jalan ±0,79 km | Rp1,58 M
Les → Rehabilitasi jalan kecil ±0,14 km | Rp200 juta
Sembiran → Bangunan pelengkap jalan | Rp400 juta
Tembok → Rehabilitasi pelengkap jalan | Rp103 juta
Madenan → Rehabilitasi pelengkap jalan | Rp300 juta
5. Kecamatan Buleleng
Kampung Bugis → Peningkatan jalan ±0,75 km | Rp1,5 M
Kaliuntu → Peningkatan jalan ±0,30 km | Rp600 juta
Banjar Tegal → Rehabilitasi beberapa ruas ±0,77 km | ±Rp1,4 M
Banyuasri → Rehabilitasi jalan ±0,45 km dan jembatan 20 meter | ±Rp5,8 M
Penarukan → Rehabilitasi jalan ±1,11 km | Rp2 M
6. Kecamatan Seririt
Seririt → Rehabilitasi jalan ±1,11 km | Rp2 M
Unggahan → Rehabilitasi jalan kecil | Rp200 juta
Munduk Bestala → Rehabilitasi pelengkap jalan | Rp200 juta
7. Kecamatan Gerokgak
Gerokgak → Rehabilitasi dua ruas jalan ±2,22 km | Rp4 M
Banyupoh → Penataan parkir jalan | Rp300 juta
8. Kecamatan Busungbiu
Pucaksari → Rehabilitasi jalan ±0,83 km | Rp1,5 M
Kedis → Rehabilitasi jalan kecil | Rp400 juta
Titab & Sepang Kelod → Rehabilitasi jalan/pelengkap | ±Rp600 juta
Kekeran → Rehabilitasi jalan | Rp200 juta
9. Kecamatan Sawan
Tamblang, Bontihing, Bebetin → Rehabilitasi jalan ±4,20 km | Rp7,55 M
Suwug & Sawan → Rehabilitasi jalan kecil | Rp200 juta
Lemukih → Rehabilitasi jalan hotmix ±2,78 km | Rp5 M

(Roy)

Editor: IGI COM